Bidik24.com – Rio de Janeiro – Sebuah proyek ambisius yang sempat terkubur sejarah akhirnya mendapat titik terang. Pembangunan hotel megah di tengah hutan Tijuca, Brasil, yang telah mangkrak selama lebih dari tujuh dekade, resmi akan dilanjutkan oleh pemerintah Brasil.
Pembangunan hotel ini sejatinya dimulai pada tahun 1953, di era ketika Brasil tengah berupaya mendorong pariwisata dan memperkuat citra internasionalnya. Lokasi yang dipilih pun tidak main-main, yakni kawasan hutan Tijuca, salah satu hutan hujan tropis terbesar di dunia yang berada tepat di jantung Kota Rio de Janeiro. Rencana tersebut sempat menuai decak kagum, sebab konsep hotel megah di tengah rimba hijau dinilai akan menjadi daya tarik wisata kelas dunia.
Namun, perjalanan proyek tersebut tidak semulus yang diharapkan. Pada 1970, pembangunan terhenti karena perusahaan kontraktor utama mengalami kebangkrutan. Struktur bangunan yang sudah setengah jadi akhirnya terbengkalai, menyisakan kerangka beton raksasa di tengah hutan. Upaya penyelamatan sempat dilakukan ketika sebuah perusahaan asal Amerika Serikat mengambil alih proyek itu pada 1977. Sayangnya, nasib berkata lain. Perusahaan tersebut juga mengalami kebangkrutan, sehingga pembangunan kembali macet dan meninggalkan hotel itu sebagai “monumen gagal” di antara pepohonan lebat Tijuca.
Selama puluhan tahun, bangunan hotel terbengkalai menjadi saksi bisu perubahan zaman. Tertutup lumut, ditumbuhi akar-akar pohon, bahkan menjadi objek misterius yang sering dikunjungi fotografer, peneliti, maupun pecinta sejarah urban. Bagi sebagian masyarakat, hotel tersebut dianggap sebagai simbol kegagalan pengelolaan proyek besar di Brasil.
Kini, setelah lebih dari 70 tahun, pemerintah Brasil mengambil langkah berani untuk menghidupkan kembali proyek bersejarah itu. Menurut keterangan resmi, pembangunan akan dilanjutkan dengan konsep modern yang tetap ramah lingkungan, mengingat kawasan Tijuca merupakan kawasan lindung. Pemerintah berkomitmen memastikan hotel tersebut tidak merusak ekosistem, melainkan menjadi ikon wisata berkelas internasional yang berpadu dengan keindahan alam hutan tropis.
“Proyek ini bukan sekadar melanjutkan bangunan lama, tetapi juga membangkitkan kembali warisan sejarah yang sempat hilang. Kami ingin menjadikannya destinasi unggulan dunia dengan standar keberlanjutan yang tinggi,” ujar seorang pejabat Kementerian Pariwisata Brasil dalam konferensi pers terbaru.
Jika berhasil, hotel megah di hutan Tijuca ini diyakini akan menjadi salah satu daya tarik wisata paling unik di dunia. Dari bangunan mangkrak yang selama puluhan tahun hanya menjadi cerita, kini Brasil bersiap menjadikannya simbol kebangkitan pariwisata sekaligus rekonsiliasi dengan masa lalu.
Sub. detik.com















