Home / Pendidikan

Kamis, 9 Januari 2025 - 16:15 WIB

UIN Ar-Raniry Gelar Seminar dan Diskusi Buku tentang Pendidikan dan Moderasi Beragama

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Saifullah, memberikan sambutan pada pembukaan seminar bertema

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Saifullah, memberikan sambutan pada pembukaan seminar bertema "Menjadi Guru ala Nabi" di Ruang Sidang Rektor UIN Ar-Raniry.

Bidik24.com – Banda Aceh. Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengadakan seminar dan diskusi buku bertema “Menjadi Guru ala Nabi” dan “A Miscellaneous Book Moderasi Beragama” pada Rabu (8/1/2025). Acara yang berlangsung di Ruang Sidang Rektor ini menjadi bagian dari peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-79.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Pusat Kerohanian dan Moderasi Beragama (PKMB) serta Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry. Seminar menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dr. Thobib Al-Asyhar, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kementerian Agama RI, dan Munawir Umar, M.Ag., Imam Rawatib Masjid Al-Hikmah, New York (2022–2024), dengan moderator Dr. Nashriyah, M.A., Kepala PSGA UIN Ar-Raniry.

Dukungan dan Harapan
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Saifullah, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, kolaborasi antara PKMB dan PSGA diharapkan mampu memberikan dampak positif, khususnya dalam mengenalkan metode pendidikan ala Nabi Muhammad SAW. Kepala PKMB, Tgk. Saifuddin A. Rasyid, MLIS, juga berharap kegiatan ini dapat memotivasi peserta untuk mengadopsi pendekatan pendidikan yang diterapkan Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Aceh Besar Tegas Larang Perayaan Tahun Baru, Patroli Gabungan Pastikan Syariat Islam Ditegakkan

Pembelajaran dari Nabi Muhammad SAW
Dalam materinya, Dr. Thobib Al-Asyhar membahas tiga kompetensi utama Nabi Muhammad SAW sebagai pendidik, yaitu Kompetensi Personal-Religius, Sosial-Religius, dan Pedagogik-Religius. Ia juga menjelaskan metode Nabi dalam mengajar, seperti dialog interaktif, penggunaan alat bantu, serta humor untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan efektif.

“Nabi Muhammad SAW tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak murid-muridnya,” ujar Dr. Thobib. Ia menegaskan pentingnya meneladani cara Nabi dalam mendidik generasi masa depan.

Baca Juga  "Viral Ucapan Kontroversial, Utusan Khusus Presiden Mundur: Prabowo Sebut Tindakan Ksatria!"

Moderasi dalam Pendidikan
Sementara itu, Munawir Umar menyoroti pentingnya moderasi beragama dalam pendidikan, terutama di Aceh. Ia menjelaskan bahwa Rasulullah memberikan teladan nyata melalui tindakan, mendengarkan dengan penuh perhatian, serta terbuka terhadap masukan dan kritik. Menurutnya, keteladanan praktis Nabi lebih efektif dibandingkan hanya melalui kata-kata.

Tujuan dan Manfaat
Seminar ini melibatkan dosen dan guru madrasah dari Banda Aceh dan Aceh Besar, dengan harapan mereka dapat menerapkan nilai-nilai pendidikan yang telah dibahas. Selain itu, diskusi juga mencakup isi buku “A Miscellaneous Book Moderasi Beragama” yang disusun oleh tim dosen UIN Ar-Raniry, dengan editor Rahmad Syah Putra dan Prof. Mujiburrahman.

Melalui kegiatan ini, UIN Ar-Raniry berupaya memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat pendidikan berbasis nilai-nilai agama, moderasi, dan budaya yang relevan dengan tantangan zaman.

Sub Lamurionline

Share :

Baca Juga

Pendidikan

IGORNAS Aceh Bagikan Informasi Beasiswa Negara Islam 2026 untuk Mahasiswa

Pendidikan

warek III Lantik Sejumlah UKM Baru di Universitas Syiah Kuala

Pendidikan

Pernyataan ‘Cukup Saya WNI’ Picu Badai, Mendikti Tegaskan Integritas Harga Mati

Pendidikan

Beasiswa S1 ke Eropa, Impian Mahasiswa Indonesia Semakin Terjangkau

Pendidikan

Rakor MIN 20 Aceh Besar Susun Proker 2026 dan Evaluasi Kinerja 2025

Pendidikan

Perkuat Pembelajaran Mendalam, Madrasah Gelar Wisata Edukasi Kokurikuler

Pendidikan

Aliran Dana Chromebook Diduga Masuk Kantong Pejabat, Nadiem Mengaku Terkejut

Pendidikan

Tgk Agam Apresiasi Pembayaran Insentif Guru, Sebut Bukti Kepedulian Pemerintah