Bidik24.com – Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), mengangkat isu kualitas guru di Indonesia.
Menurutnya, saat ini proses persiapan guru di perguruan tinggi masih terkesan biasa-biasa saja. Pernyataan ini disampaikannya dalam acara pelantikan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk periode 2025-2030, Prof. Sumaryanto, di Auditorium UNY, Yogyakarta, pada Jumat (24/1/25).
“Kami melihat bahwa penyiapan guru di sekolah sampai saat ini masih terasa biasa-biasa saja,” kata Prof. Satryo, seperti yang dikutip dari situs resmi UNY, pada Senin (27/1/2025).
Oleh karena itu, ia berharap UNY sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dapat menghadirkan transformasi pendidikan untuk meningkatkan literasi siswa ketika mereka mengajar di sekolah.
“UNY sebagai LPTK terdepan seharusnya mampu menyediakan pendidikan yang transformatif untuk meningkatkan literasi anak-anak Indonesia,” ujarnya.
Prof. Satryo juga berharap UNY dapat memimpin upaya agar guru-guru memiliki tingkat literasi yang tinggi dalam numerik, sains, dan membaca.
Ia juga mengingatkan UNY untuk mengembangkan ciri khas pendidikan berbasis budaya lokal, menciptakan keharmonisan antara budaya, sains, dan teknologi.
Ciri khas ini dapat diwujudkan UNY melalui slogan ‘Unggul, Kreatif, dan Inovatif Berkelanjutan’.
“Inovatif berarti UNY menciptakan hal-hal baru yang berfokus pada pengembangan, pembaruan, dan perubahan, baik dalam produk maupun jasa,” jelasnya.
“Dalam bidang pendidikan, sains dan teknologi, vokasional, sosial humaniora, olahraga, kesehatan, seni, dan budaya, ini semua sebagai kontribusi untuk pembangunan bangsa,” tambahnya.
Sumber: kompas.com















