Home / Pendidikan

Senin, 27 Januari 2025 - 20:04 WIB

Mendikti: Pendidikan Guru di Perguruan Tinggi Masih Stagnan, Harus Berubah Jadi Transformatif!

Mendikti menegaskan bahwa pendidikan guru di perguruan tinggi saat ini masih stagnan dan tidak memenuhi kebutuhan transformasi. Ia mendorong agar institusi pendidikan segera melakukan perubahan signifikan untuk menghasilkan guru yang lebih berkualitas dan siap menghadapi tantangan zaman.

Mendikti menegaskan bahwa pendidikan guru di perguruan tinggi saat ini masih stagnan dan tidak memenuhi kebutuhan transformasi. Ia mendorong agar institusi pendidikan segera melakukan perubahan signifikan untuk menghasilkan guru yang lebih berkualitas dan siap menghadapi tantangan zaman.

Bidik24.com – Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), mengangkat isu kualitas guru di Indonesia.

Menurutnya, saat ini proses persiapan guru di perguruan tinggi masih terkesan biasa-biasa saja. Pernyataan ini disampaikannya dalam acara pelantikan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk periode 2025-2030, Prof. Sumaryanto, di Auditorium UNY, Yogyakarta, pada Jumat (24/1/25).

“Kami melihat bahwa penyiapan guru di sekolah sampai saat ini masih terasa biasa-biasa saja,” kata Prof. Satryo, seperti yang dikutip dari situs resmi UNY, pada Senin (27/1/2025).

Baca Juga  Unsam dan IGORNAS Kota Langsa Jalin Kerja Sama untuk Penguatan Pendidikan Jasmani

Oleh karena itu, ia berharap UNY sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dapat menghadirkan transformasi pendidikan untuk meningkatkan literasi siswa ketika mereka mengajar di sekolah.

“UNY sebagai LPTK terdepan seharusnya mampu menyediakan pendidikan yang transformatif untuk meningkatkan literasi anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Prof. Satryo juga berharap UNY dapat memimpin upaya agar guru-guru memiliki tingkat literasi yang tinggi dalam numerik, sains, dan membaca.

Ia juga mengingatkan UNY untuk mengembangkan ciri khas pendidikan berbasis budaya lokal, menciptakan keharmonisan antara budaya, sains, dan teknologi.

Baca Juga  Marssal XI MTsN 1 Banda Aceh: Meningkatkan Prestasi dan Literasi Al-Qur’an

Ciri khas ini dapat diwujudkan UNY melalui slogan ‘Unggul, Kreatif, dan Inovatif Berkelanjutan’.

“Inovatif berarti UNY menciptakan hal-hal baru yang berfokus pada pengembangan, pembaruan, dan perubahan, baik dalam produk maupun jasa,” jelasnya.

“Dalam bidang pendidikan, sains dan teknologi, vokasional, sosial humaniora, olahraga, kesehatan, seni, dan budaya, ini semua sebagai kontribusi untuk pembangunan bangsa,” tambahnya.

Sumber: kompas.com

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Ketua AQCC Angkat Bicara soal Oknum Wartawan Datangi Sekolah di Aceh

Pendidikan

Pembinaan Konsisten, MIN 20 Aceh Besar Bawa Pulang JUARA UMUM III Olimpiade MI 2026

Pendidikan

UBBG Buka Program Magister Pendidikan Jasmani, Dorong Penguatan SDM Olahraga Aceh

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Pendidikan

IGORNAS Aceh Bagikan Informasi Beasiswa Negara Islam 2026 untuk Mahasiswa

Pendidikan

warek III Lantik Sejumlah UKM Baru di Universitas Syiah Kuala

Pendidikan

Pernyataan ‘Cukup Saya WNI’ Picu Badai, Mendikti Tegaskan Integritas Harga Mati

Pendidikan

Beasiswa S1 ke Eropa, Impian Mahasiswa Indonesia Semakin Terjangkau