Selasa (19/08/25), Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) adalah salah satu upaya untuk mencetak pemimpin masa depan yang kompeten, berintegritas, dan berdaya saing. Acara ini merupakan salah satu langkah penting dalam mempersiapkan para peserta didik untuk mengambil peran kepemimpinan di Madrasah.
Latihan Dasar Kepemimpinan OSIM yang diadakan dengan tujuan memberikan pelatihan dasar kepemimpinan kepada anggota OSIM dan calon pemimpin masa depan. Acara ini menghadirkan berbagai materi dan aktivitas yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan kerjasama antar peserta didik.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala MIN 20 Aceh Besar, Adriah,S Ag.,MA, dan dihadiri oleh Wakil Kepala Madrasah, Pembina OSIS, serta panitia kegiatan.
Dalam arahannya, Adriah mengatakan “Latihan Dasar Kepemimpinan OSIM adalah langkah awal yang sangat penting dalam mempersiapkan para peserta didik untuk mengambil tanggungjawab sebagai pemimpin di Madrasah. Kami berharap bahwa melalui kegiatan ini, mereka akan menjadi pemimpin yang mampu memimpin dengan integritas, empati, dan kecerdasan,” ucapnya.

Sebanyak 130 peserta didik yang telah dipilih menjadi pengurus OSIM, Dokcil, Pustakawan Cilik dan Duta Madrasah masa bakti 2025/2026 mengikuti kegiatan LDK ini. Salah satu materi utama yang diajarkan dalam latihan ini adalah Kepemimpinan dan juga Perumusan Program Kerja dan Tupoksi setiap satuan tugas. Para peserta dilibatkan dalam berbagai permainan peran, kelompok diskusi, dan simulasi situasi untuk mengasah kemampuan berbicara, mendengarkan, dan memahami perspektif orang lain, serta materi Bullying.
Handayani,S. Ag selaku pembina OSIM juga menyampaikan pentingnya LKD. “Latihan Dasar Kepemimpinan bukan hanya tentang mencetak pemimpin sekolah/madrasah yang berkualitas, tetapi juga mencetak individu yang siap berkontribusi dalam masyarakat secara lebih luas. Acara ini adalah langkah positif dalam membangun generasi pemimpin yang akan membawa perubahan positif di masa depan,”.
Setiap manusia adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya. Dengan kegiatan LDK ini, MIN 20 Aceh Besar berharap bisa mencetak generasi pemimpin yang siap menghadapi tantangan di masa depan, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat. (Antoe)















