Home / Pendidikan

Selasa, 17 Desember 2024 - 11:22 WIB

Ke China! Siswi MAN 1 Banda Aceh Jadi Wakil Indonesia dalam Kursus Pendidikan Internasional

Ayna Shafia Marthunis, siswi MAN 1 Banda Aceh, bersiap untuk mewakili Indonesia dalam *intensive educational short course* di China, yang akan berlangsung dari 18 hingga 28 Desember 2024. Ayna terpilih setelah program ini diadakan sebagai penghargaan kepada madrasah berprestasi mewakili Indonesia

Ayna Shafia Marthunis, siswi MAN 1 Banda Aceh, bersiap untuk mewakili Indonesia dalam *intensive educational short course* di China, yang akan berlangsung dari 18 hingga 28 Desember 2024. Ayna terpilih setelah program ini diadakan sebagai penghargaan kepada madrasah berprestasi mewakili Indonesia

Bidik24.com – Banda Aceh – Ayna Shafia Marthunis, siswi MAN 1 Banda Aceh, terpilih untuk mewakili Indonesia dalam program intensive educational short course di China untuk siswa madrasah, yang akan berlangsung dari 18 hingga 28 Desember 2024. Ayna, yang saat ini duduk di kelas Olimpiade (X-1), akan mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan di Ghuizou Vocational & Technical College of Water Resources and Hydropower di Provinsi Guiyang, China.

Kepala MAN 1 Banda Aceh, Dr. Nursiah SAg MPd, mengungkapkan bahwa pelepasan Ayna dilakukan pada Minggu pagi (15/12) di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, yang dihadiri oleh civitas akademika MAN 1 Banda Aceh, serta orang tua Ayna, Marthunis Muhammad dan Humaira A Djalil.

Baca Juga  Biaya Haji 2025 Turun Drastis! Menag Pastikan Bebas dari Pungutan yang Menyusahkan Jemaah!

“Keberangkatan Ayna ini menjadi langkah besar bagi MAN 1 Banda Aceh di kancah internasional. Sebelumnya, kami juga pernah mengirimkan delegasi ke Jepang tiga tahun lalu,” ujar Dr. Nursiah.

Program ini merupakan inisiatif dari Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI sebagai bentuk apresiasi kepada madrasah yang berprestasi di tingkat nasional. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman siswa madrasah melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek, inkuiri, penilaian diagnostik, dan formatif, serta memperluas wawasan para siswa mengenai pendidikan, budaya, teknologi, dan sistem informasi.

Baca Juga  Megatron Mengguncang Korea: Red Sparks Mendekati Puncak Klasemen!

Dr. Nursiah juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat KSKK Madrasah atas kepercayaannya, dan berharap lebih banyak siswa dari Aceh dapat mendapatkan kesempatan mengikuti program serupa di masa depan. “Kami sangat mendukung program ini, baik dari madrasah maupun orang tua,” katanya.

Laporan Bidik24.com

Share :

Baca Juga

Berita

MIN 20 Aceh Besar Terima Bantuan Galon Air Isi Ulang dari DLH Aceh Besar sebagai Sekolah Adiwiyata Terpilih Tahun 2026

Pendidikan

Peran Media dan Tata Kelola Olahraga Dibedah di USK

Pendidikan

Gerindra Kawal Revitalisasi 71.744 Sekolah untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Pendidikan

698 Lulusan UBBG Siap Hadapi Dunia Kerja

Pendidikan

Ketua AQCC Angkat Bicara soal Oknum Wartawan Datangi Sekolah di Aceh

Pendidikan

Pembinaan Konsisten, MIN 20 Aceh Besar Bawa Pulang JUARA UMUM III Olimpiade MI 2026

Pendidikan

UBBG Buka Program Magister Pendidikan Jasmani, Dorong Penguatan SDM Olahraga Aceh

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?