Home / Budaya / Cuaca / Opini / Pendidikan

Sabtu, 21 Desember 2024 - 11:00 WIB

Dosen Universitas Pancasila Unggul, Raih Hibah Riset Inovatif untuk Masa Depan Perkebunan Sawit!

Prof. Dr. Dede Lia Zariatin dan Prof. Dr. Ir. Jonbi MT. MM. MSi. INV. dari Fakultas Teknik Universitas Pancasila, penerima hibah penelitian pengembangan perkebunan kelapa sawit, yang akan membawa dampak positif bagi industri dan lingkungan

Prof. Dr. Dede Lia Zariatin dan Prof. Dr. Ir. Jonbi MT. MM. MSi. INV. dari Fakultas Teknik Universitas Pancasila, penerima hibah penelitian pengembangan perkebunan kelapa sawit, yang akan membawa dampak positif bagi industri dan lingkungan

Bidik24.com – Tugas seorang dosen tidak hanya terbatas pada pengajaran, tetapi juga harus mencakup inovasi dan penelitian yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri, hasil penelitian dosen diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik di tingkat akademik maupun praktis, baik di dalam maupun luar negeri.

Dua dosen Fakultas Teknik Universitas Pancasila (UP), Prof. Dr. Dede Lia Zariatin, ST.MT., dan Prof. Dr. Ir. Jonbi MT. MM. MSi. INV., baru saja menerima dana hibah untuk penelitian pengembangan perkebunan kelapa sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit. Proposal mereka berhasil terpilih di antara 587 proposal yang diajukan, dengan hanya 52 proposal yang disetujui, sebuah pencapaian luar biasa bagi dosen-dosen UP.

Prof. Dede Lia Zariatin, yang juga mengajar di Program Studi Teknik Mesin, berhasil mendapatkan hibah sebesar Rp 1.573.954.296 untuk penelitiannya yang berjudul **”Integrasi Mesin Panen dan Kendaraan Angkut Tandan Buah Segar dengan Sistem Kendali Semi Otomatis”**. Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah petani kelapa sawit saat musim panen dengan mengurangi kerusakan dan penurunan kualitas produk. Penelitian ini direncanakan untuk diproduksi pada awal tahun 2025.

Baca Juga  104 Santriwati Al-Manar Taklukan Bukit Tiongkok, Hiking Jadi Sport Tourism Rutin

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Jonbi MT. MM. MSi. INV., yang juga dosen di Program Studi Teknik Mesin, terpilih berkat penelitiannya yang berjudul **”Semen Sawit: Formulasi Semen Berbasis Limbah Pembakaran Boiler Pabrik Kelapa Sawit yang Ramah Lingkungan dalam Rangka Ekonomi Sirkuler”**. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ekonomi sirkuler dengan memanfaatkan limbah pembakaran kelapa sawit guna mengurangi kerusakan sosial dan lingkungan. Prof. Jonbi menerima hibah sebesar Rp 750.000.000 yang akan mulai diimplementasikan pada awal tahun 2025.

Baca Juga  Eskul Competition VI MAN 4 Aceh Besar: Bukan Sekadar Lomba, Ini Ajang Ciptakan Generasi Berprestasi

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasila (LPPM-UP) sangat mendukung penelitian dosen-dosennya. “Kami sangat bangga dengan prestasi dosen kami. Ini menunjukkan bahwa sivitas akademika Universitas Pancasila memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” kata Prof. Dr. Amin Soebandrio, Ph.D., SpMK(K), Ketua LPPM-UP. Ia juga menambahkan bahwa universitas akan terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk fasilitas penelitian maupun pendampingan administrasi untuk kelancaran proyek penelitian tersebut. Keberhasilan ini semakin memperkuat reputasi Universitas Pancasila dan Fakultas Teknik UP sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif dalam riset inovatif, serta mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama di bidang penelitian.

Sub Kompas.com

Share :

Baca Juga

Budaya

Viral! Gampong Neuheun Tampilkan Replika Tank Rusia di Pawai Takbiran Idul Fitri 1447 H Banda Aceh

Budaya

1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Mudik Lebaran 2026

Opini

Kamu Terlalu Sibuk Dengan Doamu 5 Tahun ke Depan, Padahal Saat Ini Adalah Doamu 5 Tahun Lalu yang Kau Langitkan

Opini

Puasa Bukan Alasan Tubuh Lelah Massage Bisa Menjadi Jawabannya

Opini

Mengapa 10 Hari Terakhir Ramadhan Bisa Lebih Sehat dari Program Diet Modern

Pendidikan

IGORNAS Aceh Bagikan Informasi Beasiswa Negara Islam 2026 untuk Mahasiswa

Pendidikan

warek III Lantik Sejumlah UKM Baru di Universitas Syiah Kuala

Pendidikan

Pernyataan ‘Cukup Saya WNI’ Picu Badai, Mendikti Tegaskan Integritas Harga Mati