Bidik24.com – BANDA ACEH — Pawai takbiran Idul Fitri 1447 H/2026 M yang digelar pada Jumat malam (20 Maret 2026) berlangsung meriah dengan partisipasi puluhan gampong dari berbagai wilayah. Namun, di antara deretan peserta, perhatian publik tertuju pada penampilan unik dari Gampong Neuheun yang tampil dengan konsep berbeda dari biasanya.
Gampong Neuheun, yang menempati nomor urut sembilan, menghadirkan replika tank bergaya Rusia sebagai hiasan utama dalam iring-iringan mereka. Kendaraan tersebut dirancang secara detail dengan dominasi warna hijau militer, lengkap dengan ornamen menyerupai laras meriam dan roda rantai, sehingga memberikan kesan realistis dan menarik perhatian penonton di sepanjang rute pawai.
Keunikan ini menjadi daya tarik tersendiri di tengah mayoritas peserta lain yang umumnya mengusung ornamen masjid, bedug, atau kaligrafi Islami. Meski mengangkat tema yang tidak biasa, pihak Gampong Neuheun tetap mengintegrasikan nuansa religius melalui lantunan takbir yang menggema dari rombongan mereka, menciptakan perpaduan antara kreativitas visual dan nilai spiritual.
Salah satu warga yang menyaksikan pawai menyebutkan bahwa replika tersebut menjadi pusat perhatian sejak awal kemunculannya. Banyak penonton yang mengabadikan momen tersebut karena dinilai berbeda dan inovatif dibandingkan peserta lainnya.
Panitia pelaksana mengapresiasi kreativitas Gampong Neuheun dalam menghadirkan konsep yang segar, selama tetap menjaga norma dan esensi dari perayaan malam takbiran. Kehadiran replika tank ini dinilai sebagai bentuk ekspresi seni masyarakat yang berkembang, sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyemarakkan Idul Fitri.
Dengan penampilan yang mencolok dan tidak biasa, Gampong Neuheun berhasil menjadi salah satu ikon dalam pawai takbiran tahun ini, meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat yang hadir.














