Bidik24.com – Aceh Besar — Suasana penuh semangat nasionalisme terasa begitu kental di lingkungan Dayah Babut Taqwa Al-Muhajirin saat seluruh santri dan santriwati bersama-sama memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara ini berlangsung khidmat dan meriah, menghadirkan rangkaian kegiatan yang sarat makna kebersamaan, kedisiplinan, dan cinta tanah air.
Peringatan dimulai dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Dayah, Tgk. Yasin. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya momentum peringatan HUT RI sebagai sarana mengingat perjuangan para pahlawan bangsa sekaligus menumbuhkan semangat keislaman dan nasionalisme di kalangan generasi muda, khususnya para santri.
“Santri dan santriwati harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat. Semangat kemerdekaan bukan hanya dirayakan, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk kedisiplinan, persatuan, serta pengabdian untuk agama, bangsa, dan negara,” ujar Tgk. Yasin saat membuka acara.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan upacara bendera yang diikuti seluruh santri, santriwati, serta dewan guru dayah. Dengan penuh khidmat, para petugas upacara yang terdiri dari santri pilihan berhasil melaksanakan tugasnya dengan tertib dan rapi. Detik-detik pengibaran Sang Saka Merah Putih berlangsung haru, diiringi lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama-sama.
Setelah upacara, suasana berubah menjadi lebih semarak dengan berbagai atraksi yang ditampilkan oleh para santri dan santriwati. Pertunjukan ini bukan hanya sebagai hiburan, melainkan juga sebagai wujud latihan kebersamaan, kreativitas, serta kedisiplinan yang selama ini menjadi karakter utama pendidikan dayah.
Beberapa penampilan yang memukau di antaranya adalah:
Atraksi baris-berbaris (PBB) yang menunjukkan kekompakan dan kerapian gerakan para santri.
Demonstrasi seni bela diri tradisional yang menggabungkan ketangkasan, kekuatan, dan nilai sportivitas.
Permainan tradisional bernuansa kebersamaan, seperti tarik tambang dan lomba estafet, yang membuat suasana semakin meriah.
Seluruh rangkaian kegiatan ini disambut dengan antusias tinggi oleh para santri dan santriwati. Mereka tampak bersemangat mengikuti setiap acara, baik sebagai peserta maupun penonton. Keceriaan dan semangat persaudaraan begitu terasa di lingkungan dayah, mencerminkan persatuan yang menjadi inti dari semangat kemerdekaan.
Salah seorang santri mengungkapkan rasa bangganya bisa ikut serta dalam perayaan ini.
“Kami sangat senang bisa merayakan HUT RI di dayah. Selain belajar agama, kami juga diajarkan rasa cinta tanah air, disiplin, dan kerja sama,” ujar salah seorang santri yang menjadi peserta atraksi.
Peringatan HUT RI ke-80 di Dayah Babut Taqwa Al-Muhajirin ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi dan kebersamaan di antara santri, santriwati, dan para guru, tetapi juga sebagai bentuk nyata penanaman nilai kebangsaan dan keagamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki semangat juang untuk membangun bangsa Indonesia di masa depan. (red/Y)















