Bidik24.com – Aceh Besar. Ketua Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Swasembada Pangan Provinsi Aceh, Hasbi, ST, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Swasembada Pangan Kabupaten Aceh Besar kepada H. Hasballah. Penyerahan ini berlangsung setelah Shalat Tarawih bersama anggota dan keluarga besar Satgassus di Banda Aceh pada 17 Maret 2025.
Hasbi menjelaskan bahwa penyerahan SK ini menandai awal kepengurusan baru di tingkat kabupaten setelah melalui proses musyawarah dan penyusunan draf usulan SK. Ia menekankan bahwa momen bulan suci Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mengesahkan kepengurusan ini, sekaligus memastikan legalitas organisasi di tingkat kabupaten. “Dengan adanya kepemimpinan baru, kami berharap roda organisasi dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hasbi menekankan pentingnya sinergi antara Satgassus provinsi dan kabupaten dalam memperkuat ketahanan pangan. Ia juga menyoroti perlunya pengembangan infrastruktur pertanian, termasuk sistem irigasi yang memadai, akses jalan menuju sentra produksi, serta fasilitas pendukung lainnya guna memperlancar distribusi hasil panen dan meningkatkan produktivitas petani.
Sementara itu, H. Hasballah yang menerima amanah sebagai Ketua Satgassus Swasembada Pangan Kabupaten Aceh Besar, menyatakan kesiapannya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia berkomitmen untuk mengawasi harga pupuk bersubsidi serta memastikan harga pembelian gabah kering panen (GKP) tetap sesuai dengan ketetapan Menteri Pertanian, yakni Rp6.500 per kilogram pada masa panen raya 2025.
Selain itu, Hasballah juga akan mendorong pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur pertanian yang rusak serta membangun sarana dan prasarana yang mendukung keberlanjutan sektor pertanian. Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional serta visi-misi Pemerintah Aceh dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Hasbi menegaskan bahwa penyerahan SK ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata dalam memperkuat koordinasi dan implementasi program pangan. Dengan adanya dukungan terhadap infrastruktur pertanian, diharapkan Aceh Besar dapat menjadi salah satu lumbung pangan yang andal.
Acara penyerahan SK ini menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Hasbi berharap pemerintah daerah dapat berperan aktif dalam mendukung petani Aceh untuk mencapai swasembada pangan yang mandiri, berdaulat, dan berkelanjutan.















