Home / Ekonomi

Selasa, 17 Desember 2024 - 11:07 WIB

Korupsi Dana CSR: KPK Geledah Kantor Bank Indonesia, Gubernur Terjerat?

RDG Bank Indonesia

RDG Bank Indonesia

Bidik24.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Bank Indonesia (BI), termasuk ruang kerja Gubernur BI, terkait dugaan penyalahgunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) pada Senin (15/12) malam. Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, membenarkan hal tersebut melalui pernyataan tertulis pada Selasa (16/12).

Kasus ini bermula ketika KPK menemukan indikasi bahwa dana CSR tidak digunakan sesuai peruntukan. Pada September lalu, Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa masalah muncul saat sebagian dana CSR disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. “Misalnya, dari 100 dana CSR yang tersedia, hanya 50 yang digunakan sesuai tujuan, sementara sisanya diduga dipakai untuk kepentingan pribadi,” ungkap Asep.

Baca Juga  Usai Dicopot Jadi Menkeu, Putra Purbaya: Bapak Bisa Tidur Nyenyak Lagi dan Balik Jadi Trader

Lebih lanjut, Asep memberi contoh bahwa dana CSR seharusnya digunakan untuk pembangunan fasilitas sosial atau infrastruktur publik, seperti membangun rumah atau jalan. Namun, penyalahgunaan terjadi ketika dana tersebut digunakan di luar tujuan awal.

Baca Juga  Rupiah Anjlok ke Rp16 Ribu: Peluang Ekspor atau Ancaman Inflasi?

KPK telah menetapkan tersangka dalam kasus ini, namun identitasnya belum diumumkan. Pengumuman akan dilakukan bersamaan dengan tindakan penangkapan atau penahanan.

Sebelumnya, baik Bank Indonesia maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyatakan sikap kooperatif terhadap proses hukum yang sedang dijalankan oleh KPK. Kedua lembaga berkomitmen mendukung pengusutan kasus ini hingga tuntas.

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Usai Dicopot Jadi Menkeu, Putra Purbaya: Bapak Bisa Tidur Nyenyak Lagi dan Balik Jadi Trader

Ekonomi

Konflik Timur Tengah Memanas, Pertamina Sebut Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu per Liter

Ekonomi

Bill Gates Peringatkan Jutaan Pekerjaan Terancam AI: Dunia Belum Siap Hadapi Disrupsi

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK

Ekonomi

AS Kembali Gunakan Kayu Bakar Setelah Penutupan Selat Hormuz

Ekonomi

Ditegur Mahkamah Agung, Trump Pilih Gaspol Perang Tarif

Ekonomi

Antara Tradisi dan Janji, Kisah Uang Meugang di Pendopo