Home / Berita

Jumat, 27 Desember 2024 - 22:33 WIB

Aksi Mahasiswa Ditangani dengan Water Cannon: Apakah Ini Langkah Terakhir Kebebasan Berpendapat?

Polisi menggunakan water cannon untuk membubarkan aksi mahasiswa yang menolak PPN 12%, menciptakan momen tegang yang memicu pertanyaan tentang kebebasan berpendapat di tengah protes sosial.

Polisi menggunakan water cannon untuk membubarkan aksi mahasiswa yang menolak PPN 12%, menciptakan momen tegang yang memicu pertanyaan tentang kebebasan berpendapat di tengah protes sosial.

Bidik24.com – Polisi menggunakan water cannon untuk membubarkan mahasiswa dari aliansi BEM Seluruh Indonesia (SI) yang menolak PPN 12 persen dalam aksi yang berlangsung di samping Patung Arjuna Wijaya, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (27/12/2024).

Menurut pantauan Kompas.com, water cannon mulai dioperasikan sekitar pukul 19.00 WIB dengan semburan air yang lebih melebar dibandingkan sebelumnya. Sekitar pukul 19.06 WIB, sekelompok polisi yang mengenakan helm dan tameng maju ke depan barisan mahasiswa yang masih bertahan.

Baca Juga  How to Make Money Online in 2026 Without Investment (Beginner’s Step-by-Step Guide That Actually Works)

Mahasiswa terus meneriakkan “revolusi” saat menghadapi polisi dan semburan air, sementara beberapa di antara mereka menggunakan payung untuk berlindung. Orator dari atas mobil komando menyampaikan, “Tugasmu untuk mengayomi, pak polisi, pak polisi.”

Sebagian mahasiswa melemparkan botol sebagai respons terhadap water cannon. Dalam aksi ini, massa BEM SI menolak PPN 12 persen, mengenakan almamater dan membawa bendera identitas kampus seperti BEM UNJ, KBM STEI SEBI, dan Politeknik Negeri Media Kreatif.

Baca Juga  Mualem Beraksi: Rencana Ambisius SKPA untuk Menangani Kemiskinan Aceh!

Mereka juga menyanyikan lagu “Buruh Tani” serta lagu-lagu perjuangan lainnya, dan membawa poster berisi tuntutan, termasuk yang bertuliskan, “Utangmu urusanmu. Utang negara ya urusanmu,” yang menggambarkan siluet menyerupai Menteri Ekonomi Sri Mulyani.

Sumber: kompas.com

Share :

Baca Juga

Berita

Resmi Dilantik, Tuha Peut Neuheun Siap Awasi dan Benahi Tata Kelola Gampong

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Berita

Ketua Komisi VI DPRA Aceh Kecam Pernyataan Menteri ESDM Soal Pemulihan Listrik

Berita

Luar Biasa! MIN 20 Aceh Besar Boyong Juara Umum PORSENI Ke-VII K2MI Aceh Besar 2025

Berita

Prabowo Bentuk Komite Reformasi Polri Lewat Keppres

Berita

Generasi Literasi Menyatu Dengan Sejarah: Kunjungan Menarik Pustakawan Cilik MIN 20 Aceh Besar ke DPKA

Berita

Dokter Cilik MIN 20 Aceh Besar Dilatih Jadi Penjaga Senyum Sehat

Berita

MIN 20 Aceh Besar Gelar LDK Bagi Duta Madrasah