Home / Berita

Kamis, 5 Desember 2024 - 18:54 WIB

Wali Nanggroe Aceh Berikan Gelar Cut Putroe ke Wakil Dubes Rusia: Pertanda Baru Diplomasi atau Kontroversi?

Momen bersejarah atau kontroversi? Wali Nanggroe Aceh dan Wakil Dubes Rusia berdampingan, menandai sebuah era baru dalam hubungan diplomatik yang penuh tantangan.

Momen bersejarah atau kontroversi? Wali Nanggroe Aceh dan Wakil Dubes Rusia berdampingan, menandai sebuah era baru dalam hubungan diplomatik yang penuh tantangan.

Bidik24.com – Veronika Novoseltseva, Wakil Duta Besar Rusia untuk Indonesia, telah dianugerahi gelar kebangsawanan oleh Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haytar, dalam sebuah upacara yang berlangsung di Banda Aceh pada Rabu malam (4/12/2024).

Gelar ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas perannya dalam memperkuat hubungan diplomatik antara Aceh, Indonesia, dan Rusia. Veronika menerima gelar.

“Cut Putroe Russkaya Zemlya,” yang berarti “Tanah Rusia,” sebagai simbol pengakuan atas kontribusinya dalam membangun hubungan bilateral dan multilateral antara Aceh dan Federasi Rusia, termasuk dengan Republik Tatarstan.

Tatarstan, yang mayoritas penduduknya beragama Islam, menjalin hubungan erat dengan Aceh di berbagai bidang seperti pendidikan, budaya, dan ekonomi.

Baca Juga  Kebijakan Bansos Dibatasi! Siap-Siap, Banyak yang Akan Tersentak!

Gelar kebangsawanan ini merupakan bentuk apresiasi dari Wali Nanggroe Aceh kepada Pemerintah Rusia dan Republik Tatarstan atas dukungan mereka untuk kemajuan Aceh.

Tgk Malik Mahmud menegaskan bahwa pemberian gelar ini mengingatkan akan pentingnya hubungan dan kerja sama internasional dalam memperkuat Aceh di berbagai sektor.

“Pemberian gelar kehormatan ini adalah penghormatan kami atas kontribusi luar biasa Rusia dan Tatarstan dalam memajukan Aceh, serta sebagai simbol persahabatan yang lebih erat antara negara kita,” ungkap Tgk Malik Mahmud, seperti dilaporkan oleh Antara.

Baca Juga  "Tukar Sampah Jadi Internet Gratis! Aceh Tamiang Tawarkan Solusi Cerdas untuk Masalah Lingkungan"

Selain Veronika, Wali Nanggroe Aceh juga memberikan gelar kehormatan kepada beberapa tokoh lainnya, termasuk Ketua KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar, yang dihargai atas dukungannya dalam pengiriman atlet Aceh ke Republik Tatarstan untuk persiapan PON XXI Aceh-Sumut 2024, serta tokoh GAM (Gerakan Aceh Merdeka) Alm. Muhammad Yahya, yang dianugerahi gelar “Perkasa Alam” sebagai penghargaan atas pengorbanan dan perjuangannya.

Veronika Novoseltseva menyatakan rasa terhormat dan bangganya menerima gelar tersebut, dan ia berkomitmen untuk melanjutkan kerja sama antara Aceh dan Rusia, terutama dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan budaya, yang telah terjalin dengan baik.

Sumber: KOMPAS.com

Share :

Baca Juga

Berita

MIN 20 Aceh Besar Terima Bantuan Galon Air Isi Ulang dari DLH Aceh Besar sebagai Sekolah Adiwiyata Terpilih Tahun 2026

Berita

Resmi Dilantik, Tuha Peut Neuheun Siap Awasi dan Benahi Tata Kelola Gampong

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Berita

Ketua Komisi VI DPRA Aceh Kecam Pernyataan Menteri ESDM Soal Pemulihan Listrik

Berita

Luar Biasa! MIN 20 Aceh Besar Boyong Juara Umum PORSENI Ke-VII K2MI Aceh Besar 2025

Berita

Prabowo Bentuk Komite Reformasi Polri Lewat Keppres

Berita

Generasi Literasi Menyatu Dengan Sejarah: Kunjungan Menarik Pustakawan Cilik MIN 20 Aceh Besar ke DPKA

Berita

Dokter Cilik MIN 20 Aceh Besar Dilatih Jadi Penjaga Senyum Sehat