Bidik24.com, BANDA ACEH – Atsil Syah Gibran, pemuda asal Banda Aceh, mencatatkan prestasi gemilang sebagai lulusan terbaik Politeknik Imigrasi (Poltekim) dengan gelar Cendekia Karya Utama. Wisuda tersebut berlangsung di Aula Utama BPSDM Hukum dan HAM, Cinere, Kota Depok, Jawa Barat, pada Rabu (11/12/2024).
Atsil, yang lahir di Banda Aceh pada September 2002, meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93 dengan nilai kumulatif 90,74 dari total 290 lulusan Poltekim. “Syukur alhamdulillah mendapatkan nilai tertinggi dari seluruh lulusan,” ujar Atsil pada Kamis (12/12/2024).
Acara wisuda ini diikuti oleh 625 taruna dan taruni dari Poltekim serta Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip). Hadir sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej yang menyerahkan lulusan kepada Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, serta disaksikan oleh Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra.
Atsil, lulusan terbaik angkatan 60 MAN Model Banda Aceh, mencetak prestasi luar biasa dalam akademik, pengasuhan, dan pelatihan kesamaptaan. Anak dari pasangan Maimun Sabirin dan Laila Achmady ini konsisten mempertahankan peringkat pertama sejak tingkat pertama hingga tingkat empat.
Tidak hanya berprestasi secara akademik, Atsil juga aktif berorganisasi. Ia menjabat sebagai Komandan Pleton dan memimpin salah satu bidang di Korps Resimen Taruna Poltekim.
“Hasil ini membuktikan bahwa Aceh mampu menghasilkan generasi muda unggul, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga berprestasi di tingkat nasional,” ungkap Atsil.
Ia berharap keberhasilannya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh untuk terus berkarya dan berkontribusi, khususnya dalam pelayanan publik di sektor pemasyarakatan dan keimigrasian. “Semoga kita semua dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan negara, serta membawa harum nama Aceh di kancah nasional,” pungkasnya.
Sum : Serambinews.com















