Bidik24.com, Jakarta – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap rupiah di awal perdagangan hari ini, bertahan di kisaran Rp 15.800. Berdasarkan data RTI, Selasa (11/12/2024), dolar AS tercatat berada di level Rp 15.899 pada pukul 09.05 WIB, naik 29 poin atau 0,18%. Mata uang AS dibuka di level Rp 15.860.
Namun, pergerakan dolar AS terhadap mata uang global lainnya cenderung melemah. Dolar AS tercatat melemah 0,08% terhadap Euro, 0,04% terhadap pound sterling, dan 0,17% terhadap yuan China. Selain itu, pelemahan juga terjadi terhadap yen Jepang sebesar 0,18% dan terhadap won Korea sebesar 0,04%.
Sementara itu, penguatan dolar AS terjadi terhadap dolar Selandia Baru sebesar 0,03% dan dolar Hong Kong sebesar 0,02%.
Lukman Leong, analis mata uang dari Doo Financial Futures, memproyeksikan bahwa dolar AS akan terus menguat terhadap rupiah hari ini. Faktor utamanya adalah ekspektasi pasar terhadap data inflasi AS yang diprediksi menunjukkan perbaikan. Hal ini memberikan tekanan tambahan pada nilai tukar rupiah.
“Rupiah diperkirakan melemah seiring penguatan dolar AS yang didorong oleh survei sentimen bisnis yang positif di AS. Investor juga mengantisipasi data inflasi AS malam ini, yang diperkirakan naik dari 2,6% menjadi 2,7% secara tahunan,” jelas Lukman.
Lukman memprediksi nilai tukar dolar AS terhadap rupiah akan bergerak dalam rentang Rp 15.850 hingga Rp 15.950 sepanjang perdagangan hari ini.
Sum : detik.com















