Home / Pendidikan

Selasa, 21 Januari 2025 - 16:04 WIB

Format Baru Pengganti Ujian Nasional Diluncurkan November 2025, Istilah ‘Ujian’ Dihapus

Bidik24.com – Jakarta. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menjelaskan alasan penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) dengan nama dan format baru dijadwalkan pada November 2025 untuk siswa tingkat SMA dan sederajat.

“Kenapa November? Karena siswa kelas 12 nantinya akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Hasil dari ujian ini diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam seleksi masuk perguruan tinggi nasional,” ujar Abdul Mu’ti dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/1).

Baca Juga  Bangun Pagar Sekolah, Angkasa Pura Pastikan Keamanan dan Masa Depan Pendidikan SDN Cot Buket!

Sementara itu, untuk tingkat SD dan SMP, Mendikdasmen menyatakan kegiatan serupa baru akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Ia juga menegaskan bahwa format baru ini tidak akan menjadi penentu kelulusan siswa, berbeda dari kebijakan sebelumnya.

“Sudah sejak lama ujian bukan lagi syarat utama untuk kelulusan, tetapi tetap ada manfaat dari evaluasi tersebut,” kata Abdul Mu’ti.

Terkait nama dan konsep baru untuk UN, Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa istilah “ujian” akan dihilangkan.

Baca Juga  Guncang Festival Literasi Aceh! Siswi dan Guru MIN 20 Aceh Besar Sabet Juara

“Namanya apa? Nanti kita umumkan. Yang pasti, tidak ada lagi istilah ujian dalam format baru ini,” ungkapnya.

Pada Senin (20/1), Abdul Mu’ti juga menyampaikan bahwa konsep pengganti ujian telah selesai dirancang dan akan diumumkan setelah penerbitan peraturan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), yang dijadwalkan dirilis pada Rabu (22/1).

“Pengumuman terkait akan kami sampaikan setelah aturan PPDB keluar. Mudah-mudahan tidak perlu menunggu hingga Idul Fitri,” tambahnya.

Sub. cnnindonesia

Share :

Baca Juga

Pendidikan

IGORNAS Aceh Bagikan Informasi Beasiswa Negara Islam 2026 untuk Mahasiswa

Pendidikan

warek III Lantik Sejumlah UKM Baru di Universitas Syiah Kuala

Pendidikan

Pernyataan ‘Cukup Saya WNI’ Picu Badai, Mendikti Tegaskan Integritas Harga Mati

Pendidikan

Beasiswa S1 ke Eropa, Impian Mahasiswa Indonesia Semakin Terjangkau

Pendidikan

Rakor MIN 20 Aceh Besar Susun Proker 2026 dan Evaluasi Kinerja 2025

Pendidikan

Perkuat Pembelajaran Mendalam, Madrasah Gelar Wisata Edukasi Kokurikuler

Pendidikan

Aliran Dana Chromebook Diduga Masuk Kantong Pejabat, Nadiem Mengaku Terkejut

Pendidikan

Tgk Agam Apresiasi Pembayaran Insentif Guru, Sebut Bukti Kepedulian Pemerintah