Home / Fintech

Minggu, 6 September 2026 - 11:28 WIB

Gen Z Mulai Tinggalkan Chat Instan, Pilih Pesan Lewat Merpati Virtual

Bidik24.com – Jakarta. minggu, 6 September 2026. Di tengah teknologi komunikasi yang semakin cepat, sebagian Generasi Z justru mulai tertarik pada cara berkirim pesan yang sengaja dibuat lebih lambat.

Saat WhatsApp, Telegram, dan iMessage menawarkan pesan instan, aplikasi seperti Carrier Pidge dan Roost hadir dengan konsep unik: pesan dikirim menggunakan burung merpati virtual.

Setelah tombol kirim ditekan, pengguna dapat melihat merpati virtual membawa pesan menuju penerima melalui peta interaktif. Merpati tersebut bergerak dengan kecepatan rata-rata sekitar 177 kilometer per jam. Untuk jarak dekat, pesan dapat tiba dalam hitungan detik, tetapi pengiriman jarak jauh hingga antarbenua bisa memakan waktu berjam-jam.

Menariknya, terdapat peluang sekitar 0,2 persen bahwa merpati virtual akan tersesat. Jika itu terjadi, pesan bisa hilang dan tidak pernah sampai kepada penerima.

Baca Juga  Pembelajaran Selama Ramadan Jadi Fokus Pemerintah

Konsep yang terkesan tidak praktis ini justru menjadi daya tarik tersendiri. Carrier Pidge yang dikembangkan oleh Noah Iarrobino bahkan dibuat dalam waktu sekitar tiga minggu dan secara terbuka digambarkan sebagai aplikasi yang tidak praktis.

Namun, tren komunikasi lambat ternyata mendapat respons positif. Aplikasi serupa bernama Roost dilaporkan berhasil menarik sekitar 300.000 pengguna hanya dalam beberapa minggu setelah diluncurkan.

Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan dalam cara masyarakat memandang komunikasi digital. Selama ini, teknologi selalu mengedepankan kecepatan. Pesan harus segera sampai dan balasan sering kali diharapkan datang secepat mungkin.

Baca Juga  Pantai Lhoknga Membludak di Hari Ketiga Lebaran, Keluarga CEO M. Abiet dari Lhokseumawe Ikut Nikmati Liburan

Namun, komunikasi serba instan juga dapat menimbulkan tekanan. Banyak orang merasa harus segera membalas pesan dan terus mengikuti notifikasi yang tidak berhenti.

Aplikasi dengan konsep merpati virtual menawarkan pengalaman berbeda. Pengguna tidak hanya mengirim pesan, tetapi juga menikmati proses menunggu. Pengirim memiliki waktu untuk berpikir, sementara penerima tidak selalu merasa harus langsung memberikan respons.

Di tengah dunia yang semakin serba cepat, tren ini menunjukkan bahwa sebagian Generasi Z mulai mencari cara baru untuk menikmati komunikasi digital.

Bukan tentang siapa yang paling cepat, tetapi tentang bagaimana sebuah pesan kembali memiliki nilai dan menghadirkan kembali sensasi menunggu.

Share :

Baca Juga

Energi

How to Give Your 2016 Resolutions Staying Power

Ekonomi

How One Furniture Manufacturer Goes ‘Beyond Sustainability’

Fintech

Surety Bonds Protect Infrastructure Investment

Fintech

How to Stay Hydrated Like a Pro All Summer