Home / Ekonomi / Pendidikan

Jumat, 14 Maret 2025 - 06:42 WIB

Prabowo Luncurkan Revolusi Tunjangan Guru: Langsung ke Rekening, Bebas Korupsi!

Bidik24.com – Jakarta. Presiden Prabowo Subianto menyambut baik peluncuran sistem baru dalam penyaluran tunjangan bagi guru Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah yang kini langsung dikirim ke rekening masing-masing guru. Peluncuran mekanisme ini berlangsung di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta, pada Kamis (13/3/2025). Langkah ini dinilai sebagai wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus memperbaiki tata kelola keuangan negara agar lebih transparan dan efisien.

“Saya mengapresiasi inisiatif dan upaya penerapan mekanisme baru ini. Dengan mengirim langsung tunjangan ke rekening guru, kita bisa mengurangi ketidakefisienan dalam sistem,” ujar Presiden.

Presiden menegaskan bahwa pendidikan merupakan pilar utama dalam pembangunan bangsa dan peningkatan kesejahteraan. Oleh karena itu, sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam alokasi anggaran negara.

“Dalam membangun bangsa, pendidikan adalah faktor penentu utama keberhasilan suatu negara. Dengan pendidikan yang baik, suatu bangsa dapat mencapai kesejahteraan dan kemakmuran,” katanya.

Selain itu, Presiden juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi, salah satunya adalah praktik korupsi yang menyebabkan kebocoran anggaran dan menghambat pembangunan. Menurutnya, mekanisme baru ini diharapkan dapat mengatasi inefisiensi birokrasi dan mempercepat penyaluran tunjangan.

Baca Juga  Studi Banding MIN 53 Bireuen ke MIN 20 Aceh Besar: Inspirasi untuk Kemajuan Pendidikan

“Kita harus menghilangkan budaya birokrasi yang memperumit proses. Jika sesuatu bisa dilakukan dengan cepat, mengapa harus diperlambat? Ini yang harus kita ubah,” tegasnya.

Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi. Ia menekankan pentingnya pengelolaan anggaran negara yang transparan serta memastikan bahwa setiap dana yang dikeluarkan benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat.

“Saya tidak akan mundur menghadapi koruptor. Saya siap berjuang untuk bangsa ini, dan saya tidak takut menghadapi siapa pun yang menghalangi perubahan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan, Presiden mengungkapkan rencana pemerintah untuk memperbaiki fasilitas sekolah di seluruh Indonesia. Langkah ini mencakup penyediaan layar televisi besar di setiap sekolah serta pembangunan sekolah berasrama di setiap kabupaten, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

“Kita akan membangun sekolah-sekolah berasrama di semua kabupaten. Dalam empat tahun ke depan, saya ingin setiap kabupaten memiliki sekolah berasrama,” jelasnya.

Di sisi lain, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari arahan Presiden untuk meningkatkan efektivitas layanan publik. Dengan sistem baru ini, tunjangan guru ASN daerah dikirim langsung ke rekening mereka tanpa melalui rekening pemerintah daerah.

Baca Juga  Pj Gubernur Aceh Perpanjang Program Pemutihan PKB dan Pajak Progresif

“Sejak tahun 2010 hingga 2024, tunjangan guru disalurkan dari Kementerian Keuangan ke Rekening Kas Umum Daerah sebelum akhirnya ditransfer ke guru. Proses ini memakan waktu lama, sering kali hingga tiga bulan, bahkan ada daerah yang mengalami keterlambatan lebih lama karena berbagai kendala,” ungkap Abdul Mu’ti.

Ia menambahkan bahwa skema baru ini akan memberikan manfaat bagi sekitar 1,4 juta guru ASN dan hampir 400 ribu guru non-ASN, yang kini menerima tunjangan langsung dari Kemendikdasmen. Verifikasi dan validasi data terus dilakukan untuk memastikan kelancaran serta ketepatan penyaluran dana.

“Transfer langsung ini menjadi hadiah bagi para guru agar dapat merayakan Idulfitri dengan lebih bahagia, sekaligus mendukung mereka untuk bekerja lebih baik dalam mencerdaskan bangsa,” tambahnya.

Peluncuran sistem ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sub. setneg.go.id

Share :

Baca Juga

Pendidikan

IGORNAS Aceh Bagikan Informasi Beasiswa Negara Islam 2026 untuk Mahasiswa

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK

Ekonomi

AS Kembali Gunakan Kayu Bakar Setelah Penutupan Selat Hormuz

Pendidikan

warek III Lantik Sejumlah UKM Baru di Universitas Syiah Kuala

Pendidikan

Pernyataan ‘Cukup Saya WNI’ Picu Badai, Mendikti Tegaskan Integritas Harga Mati

Pendidikan

Beasiswa S1 ke Eropa, Impian Mahasiswa Indonesia Semakin Terjangkau

Ekonomi

Ditegur Mahkamah Agung, Trump Pilih Gaspol Perang Tarif

Ekonomi

Antara Tradisi dan Janji, Kisah Uang Meugang di Pendopo