Home / Agama / Pendidikan

Minggu, 22 Desember 2024 - 15:34 WIB

Tabrani ZA Raih Gelar Doktor, Tawarkan Model Baru Kurikulum Pendidikan Islam untuk Menanggulangi Radikalisasi dan Globalisasi

Tabrani ZA, Wakil Ketua Umum Ikatan Sarjana Alumni Dayah Aceh (ISAD), saat menjalani Sidang Terbuka Promosi Doktor di Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh pada Jumat, 20 Desember 2024. Dalam sidang tersebut, Tabrani berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul

Tabrani ZA, Wakil Ketua Umum Ikatan Sarjana Alumni Dayah Aceh (ISAD), saat menjalani Sidang Terbuka Promosi Doktor di Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh pada Jumat, 20 Desember 2024. Dalam sidang tersebut, Tabrani berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul "Internalisasi Nilai Falsafah Bangsa dalam Kurikulum PTKIN Aceh" dan mendapatkan apresiasi tinggi dari tim penguji

Bidik24.com, Banda Aceh – Tabrani ZA, Wakil Ketua Umum Ikatan Sarjana Alumni Dayah Aceh (ISAD), resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh pada Jumat, 20 Desember 2024. Sidang tersebut dipimpin oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag, dengan Dr. Sehat Ihsan Shadiqin, M.Ag sebagai Sekretaris Sidang. Tim penguji terdiri dari sejumlah akademisi terkemuka, termasuk Prof. Dr. Syamsul Rijal, M.Ag, Prof. Dr. T. Zulfikar, M.Ed, dan Prof. Dr. Warul Walidin AK., MA, serta penguji eksternal dari Universiti Utara Malaysia, Prof. Dr. Mohd Zailani bin Mohd Yusoff.

Disertasi Tabrani berjudul “Internalisasi Nilai Falsafah Bangsa dalam Kurikulum PTKIN Aceh (Suatu Analisis Sosio-Epistemologis)”, yang memperkenalkan Model Integratif-Strukturalis (INSTAL) sebagai kerangka baru dalam kurikulum PTKIN Aceh. Model ini mengintegrasikan pendekatan holistik, organik, dan struktural untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan dan berkelanjutan, yang dapat menghadapi tantangan globalisasi dan radikalisme serta memperkuat moderasi Islam. Pendekatannya mengacu pada teori strukturasi Anthony Giddens dan prinsip konstruktivisme Jean Piaget. Disertasi ini mendapat apresiasi tinggi dari tim penguji karena dianggap sangat relevan untuk pengembangan kurikulum pendidikan yang berorientasi pada nilai dan karakter Islam.

Baca Juga  Protes Keras ASN Kemdiktisaintek: ‘Menteri Satryo Jangan Jadikan Institusi Negara Perusahaan Pribadi!

Tabrani ZA adalah alumni Dayah Darussalam Labuhan Haji, Aceh Selatan, yang kini aktif di dunia pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah. Sebagai dosen di Universitas Serambi Mekkah dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Tabrani juga menjabat sebagai editor Jurnal Ilmiah Peuradeun, yang terindeks Scopus (Q1) dan Web of Science. Ia telah menghasilkan lebih dari 12 artikel terindeks Scopus, 33 artikel terindeks Web of Science, serta 20 buku dan 7 chapter book internasional. Atas kontribusinya dalam dunia pendidikan, ia dianugerahi penghargaan sebagai Dosen Peneliti Kreatif dan Academic Leader Bidang Pendidikan Islam dalam Dosen Permapendis Award 2024.

Baca Juga  Harga Emas Antam Jatuh kini Rp2,997 Juta per Gram

Pada pidato penutupan, Tabrani mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada promotor, penguji, keluarga, dan semua pihak yang mendukungnya. Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada istrinya, Nurwahyuni, S.Pd.Gr., atas dukungan moral yang besar selama perjalanannya. Sidang promosi doktor ini dihadiri oleh keluarga, kolega, akademisi, dan tokoh pendidikan, serta diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan pendidikan Islam di Aceh dan Indonesia.

Sub Serambinews.com

 

Share :

Baca Juga

Pendidikan

IGORNAS Aceh Bagikan Informasi Beasiswa Negara Islam 2026 untuk Mahasiswa

Pendidikan

warek III Lantik Sejumlah UKM Baru di Universitas Syiah Kuala

Pendidikan

Pernyataan ‘Cukup Saya WNI’ Picu Badai, Mendikti Tegaskan Integritas Harga Mati

Pendidikan

Beasiswa S1 ke Eropa, Impian Mahasiswa Indonesia Semakin Terjangkau

Agama

Sore Ini Sidang Isbat Ramadan 1447 H, Puasa Mulai 18 atau 19 Februari?

Agama

Hati Bersih Sambut Ramadhan: Keluarga Besar MIN 20 Aceh Besar Gelar Tradisi Saling Memaafkan Penuh Haru

Pendidikan

Rakor MIN 20 Aceh Besar Susun Proker 2026 dan Evaluasi Kinerja 2025

Pendidikan

Perkuat Pembelajaran Mendalam, Madrasah Gelar Wisata Edukasi Kokurikuler