Home / Olahraga / Pendidikan

Kamis, 27 Februari 2025 - 09:55 WIB

USK Kukuhkan Enam Profesor Baru, Perkuat Inovasi dan Pendidikan

Bidik24.com – Banda Aceh. Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mencatatkan pencapaian akademik dengan mengukuhkan enam profesor baru dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas (SAU). Acara yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, pada Rabu (26/2/2025) ini dipimpin langsung oleh Ketua Senat Akademik Universitas, Prof. Dr. Ir. Abubakar, M.S.

Enam akademisi yang resmi menyandang gelar profesor adalah Prof. Dr. Drs. Razali, M.Pd, Prof. Dr. Abdullah, S.Pd, M.Si, Prof. Dr. Abdul Gani, M.Si, Prof. Dr. Razali, M.Pd, Prof. Dr. Drs. Amiruddin, M.Kes, serta Prof. Dr. Nasir Usman, M.Pd. Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan jumlah profesor di USK yang kini mencapai 211 orang. Ia juga menyoroti keistimewaan pengukuhan kali ini, karena seluruh profesor baru berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

“Ini merupakan momentum yang membanggakan bagi USK, terutama bagi FKIP. Keenam profesor ini akan memberikan kontribusi besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan,” ujar Prof. Marwan.

Baca Juga  Kampung Pangan Inovatif Palembang: Kunci Sukses Ekonomi Kreatif dan Pertanian Berkelanjutan

Prof. Dr. Drs. Razali, M.Pd meneliti transformasi kurikulum bahasa di perguruan tinggi. Kajian ini bertujuan menemukan strategi efektif dalam meningkatkan minat mahasiswa terhadap komunikasi dan literasi. Prof. Marwan menekankan bahwa penelitian ini sangat relevan di era digital dan globalisasi, di mana keterampilan komunikasi menjadi kunci daya saing di dunia kerja.

Sementara itu, Prof. Dr. Abdullah, S.Pd, M.Si berfokus pada strategi mitigasi konflik antara manusia dan gajah Sumatera. Dengan pendekatan ekologi perilaku serta teknologi peringatan dini, ia menawarkan solusi untuk menciptakan koeksistensi antara manusia dan satwa liar. Ia menilai bahwa pendekatan berbasis komunitas, kerja sama multipihak, serta edukasi dan kampanye kesadaran adalah langkah penting dalam upaya ini.

Prof. Dr. Abdul Gani, M.Si mengembangkan inovasi dalam pengelolaan sampah organik dengan menciptakan KOMARASCA (Kompos-Arang-Asap Cair). Risetnya bertujuan mengurangi permasalahan sampah secara berkelanjutan dan memberikan solusi bagi pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Di bidang belajar motorik, Prof. Dr. Razali, M.Pd meneliti penguatan physical literacy melalui motor learning. Kajian ini membuktikan bahwa kebijakan yang mendukung motor learning mampu meningkatkan keterampilan fisik, mental, dan sosial siswa, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup mereka.

Baca Juga  Rumah Mewah Pemenang Lotre Powerball Hangus Terbakar dalam Kebakaran Los Angeles

Selanjutnya, Prof. Dr. Drs. Amiruddin, M.Kes yang dikenal sebagai orang tua asuh mahasiswa KIP-K di USK, meneliti peran psikologi sosial dalam olahraga. Penelitiannya menyoroti bagaimana dinamika kelompok dan interaksi sosial dapat mempengaruhi motivasi serta prestasi atlet. Temuan ini diharapkan menjadi dasar penting dalam strategi pembinaan atlet di masa depan.

Terakhir, Prof. Dr. Nasir Usman, M.Pd berfokus pada revitalisasi manajemen pendidikan untuk menciptakan sekolah yang berdaya saing global. Dalam risetnya, ia menekankan pentingnya manajemen mutu sekolah, kepemimpinan berkualitas, serta pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan sebagai elemen utama dalam menciptakan keunggulan pendidikan.

Dengan beragam penelitian dan inovasi yang dihasilkan, keenam profesor ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi dunia akademik, pendidikan, dan masyarakat luas. Pengukuhan ini menjadi bukti nyata komitmen USK dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian demi kemajuan bangsa.

Sub. Lamurionline

Share :

Baca Juga

Olahraga

Dari Aklamasi ke Arena Panas PORA, Iqbal Tak Punya Waktu untuk Gagal

Pendidikan

IGORNAS Aceh Bagikan Informasi Beasiswa Negara Islam 2026 untuk Mahasiswa

Pendidikan

warek III Lantik Sejumlah UKM Baru di Universitas Syiah Kuala

Pendidikan

Pernyataan ‘Cukup Saya WNI’ Picu Badai, Mendikti Tegaskan Integritas Harga Mati

Pendidikan

Beasiswa S1 ke Eropa, Impian Mahasiswa Indonesia Semakin Terjangkau

Pendidikan

Rakor MIN 20 Aceh Besar Susun Proker 2026 dan Evaluasi Kinerja 2025

Pendidikan

Perkuat Pembelajaran Mendalam, Madrasah Gelar Wisata Edukasi Kokurikuler

Pendidikan

Aliran Dana Chromebook Diduga Masuk Kantong Pejabat, Nadiem Mengaku Terkejut