Bidik24.com, Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi memberhentikan Shin Tae-yong dari posisi pelatih Timnas Indonesia pada Senin (6/1/2025), setelah hampir lima tahun menangani skuad Garuda, baik di level senior maupun kelompok usia. Shin Tae-yong pertama kali bergabung dengan Timnas Indonesia pada 28 Desember 2019, namun baru bisa menjalankan tugasnya dengan optimal setelah pandemi Covid-19 berakhir.
Selama periode pelatihannya, Shin Tae-yong sudah memimpin Timnas Indonesia dalam 110 pertandingan yang terdiri dari 49 kemenangan, 21 hasil imbang, dan 40 kekalahan. Meskipun begitu, ia berhasil membawa sejumlah prestasi dan mencatatkan rekor-rekor penting bagi sepak bola Indonesia, seperti:
1. Runner Up Piala AFF 2020
2. Medali perunggu SEA Games 2021
3. Runner Up Piala AFF U23 2023
4. Fase grup Piala Asia U20 2023
5. Babak 16 besar Piala Asia 2023
6. Peringkat keempat Piala Asia U23 2024
7. Lolos Piala Asia 2027
Di samping prestasi tersebut, Shin Tae-yong juga menorehkan beberapa rekor gemilang, termasuk meloloskan Timnas U20 ke Piala Asia U20 2023, dan membawa Timnas Indonesia senior lolos ke Piala Asia 2023 di Qatar, yang merupakan kelolosan pertama Indonesia sejak 2007. Timnas Indonesia juga mencatatkan sejarah dengan berhasil lolos dari fase grup Piala Asia 2023, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Lebih jauh, Shin Tae-yong berhasil membawa Timnas U23 ke semifinal Piala Asia U23 2024 dan mengantarkan Timnas Indonesia ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Indonesia juga mencatatkan sejarah sebagai negara Asia Tenggara pertama yang meraih kemenangan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Selain itu, Timnas Indonesia mengalami lonjakan pesat dalam peringkat FIFA di bawah arahan Shin Tae-yong, yang semula menempati peringkat 173 dunia pada 2019, dan mencapai peringkat tertinggi di posisi 125 pada 28 November 2024.
Erick Thohir Jelaskan Alasan Pemecatan Shin Tae-yong
Dalam konferensi pers yang digelar PSSI terkait rencana perkembangan Timnas Indonesia 2025, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengonfirmasi pemecatan Shin Tae-yong dan mengungkapkan bahwa keputusan tersebut sudah dipertimbangkan secara matang. Erick mengungkapkan bahwa keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Korea Selatan itu telah diputuskan jauh sebelum babak kualifikasi Piala Dunia 2026, setelah Indonesia kalah dari China.
“Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi yang panjang, termasuk penilaian terhadap strategi permainan dan komunikasi antara pelatih dengan pemain. Kami melihat perlunya pimpinan yang dapat lebih efektif dalam menerapkan strategi yang sudah disepakati bersama, dengan komunikasi yang lebih baik dan implementasi program yang lebih menyeluruh,” kata Erick.
Erick menambahkan bahwa meskipun keputusan tersebut sulit, hal ini diambil untuk kebaikan tim nasional Indonesia. Dia menekankan bahwa meskipun hubungan kerja sama dengan Shin Tae-yong berakhir, hubungan pribadi antara PSSI dan pelatih asal Korea Selatan itu tetap baik. Shin Tae-yong telah menerima surat pemberhentian resmi dari PSSI, yang disampaikan oleh Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, pada pagi hari itu.
Dengan berakhirnya masa jabatan Shin Tae-yong, PSSI kini mengalihkan fokus untuk mencari pelatih baru yang diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam perkembangan Timnas Indonesia ke depannya.
Sub Serambinews.com















