Home / Pendidikan

Sabtu, 18 Januari 2025 - 20:34 WIB

Pembelajaran Selama Ramadan Jadi Fokus Pemerintah

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti saat memberikan klarifikasi mengenai rencana pembelajaran selama bulan Ramadan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti saat memberikan klarifikasi mengenai rencana pembelajaran selama bulan Ramadan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Bidik24.com – Jakarta. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengklarifikasi isu terkait wacana libur sekolah selama bulan Ramadan. Ia menegaskan bahwa siswa tidak akan sepenuhnya libur, melainkan akan tetap menjalani proses pembelajaran di bulan Ramadan.

“Bahasanya bukan libur Ramadan, ya, tapi pembelajaran di bulan Ramadan,” ujar Mu’ti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (17/1).

Ia menjelaskan bahwa sistem pembelajaran selama Ramadan telah dibahas secara lintas kementerian bersama Menko PMK Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Mendagri Tito Karnavian, dan Kantor Staf Presiden (KSP). Dalam diskusi tersebut, telah dicapai kesepakatan antarmenteri yang tinggal menunggu penerbitan surat edaran resmi.

Baca Juga  Banda Aceh Raih Predikat Mal Pelayanan Publik Prima 2024: MPP Terbaik di Indonesia

“Surat edaran bersama itu nanti akan mengatur skema pembelajaran di bulan Ramadan. Kata kuncinya bukan libur Ramadan, tetapi pembelajaran di bulan Ramadan,” tambahnya.

Meski demikian, Abdul Mu’ti belum merinci lebih lanjut mekanisme pembelajaran tersebut, apakah dilakukan di rumah atau di sekolah, dan meminta masyarakat menunggu surat edaran lintas kementerian yang akan mengatur secara detail.

Baca Juga  Polda Aceh Tanam Satu Juta Hektare Jagung: Langkah Berani Tunjukkan Polri Jadi Pahlawan Ketahanan Pangan!

Wacana libur selama Ramadan sebelumnya disampaikan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar pada akhir Desember 2024. Menurutnya, libur satu bulan penuh dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk memperdalam agama, menghafal Alquran, melakukan amalan sosial, dan mempererat kebersamaan keluarga.

Saat ini, pemerintah terus membahas rencana tersebut secara serius dengan mempertimbangkan berbagai opsi.

Sub. cnnindonesia

Share :

Baca Juga

Pendidikan

698 Lulusan UBBG Siap Hadapi Dunia Kerja

Pendidikan

Ketua AQCC Angkat Bicara soal Oknum Wartawan Datangi Sekolah di Aceh

Pendidikan

Pembinaan Konsisten, MIN 20 Aceh Besar Bawa Pulang JUARA UMUM III Olimpiade MI 2026

Pendidikan

UBBG Buka Program Magister Pendidikan Jasmani, Dorong Penguatan SDM Olahraga Aceh

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Pendidikan

IGORNAS Aceh Bagikan Informasi Beasiswa Negara Islam 2026 untuk Mahasiswa

Pendidikan

warek III Lantik Sejumlah UKM Baru di Universitas Syiah Kuala

Pendidikan

Pernyataan ‘Cukup Saya WNI’ Picu Badai, Mendikti Tegaskan Integritas Harga Mati