Home / Ekonomi / Pendidikan

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:59 WIB

Pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan I 2025 Dipercepat ke Maret

Bidik24.com – Jakarta. Kabar gembira bagi para guru penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan I tahun 2025. Pemerintah telah mempercepat pencairan tunjangan ini yang biasanya dilakukan pada April, kini dimajukan ke Maret 2025. Langkah ini memungkinkan para guru menerima hak mereka lebih awal, sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Sebagai bagian dari percepatan ini, mekanisme pencairan TPG juga mengalami perubahan signifikan. Jika sebelumnya dana harus melewati kas daerah (Pemda), kini pencairan dilakukan langsung dari pemerintah pusat ke rekening guru. Kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat proses administrasi serta mengurangi risiko keterlambatan yang kerap terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengeluarkan Surat Edaran kepada seluruh kepala daerah agar segera mengumpulkan data rekening gaji guru ASN daerah. Pengumpulan data ini memiliki batas akhir hingga 5 Maret 2025.

Besaran Tunjangan Sertifikasi

Tunjangan sertifikasi diberikan sebesar satu kali gaji pokok, dengan rincian sebagai berikut:

Baca Juga  Ketua KPK Tanggapi Klaim Noel soal Menkeu Purbaya: Kami Hanya Berpegang pada Fakta Persidangan

Guru PNS (Berdasarkan PP Nomor 5 Tahun 2024)

Golongan III:

  • IIIa: Rp2.785.700 – Rp4.575.200
  • IIIb: Rp2.903.600 – Rp4.768.800
  • IIIc: Rp3.026.400 – Rp4.970.500
  • IIId: Rp3.154.400 – Rp5.180.700

Golongan IV:

  • IVa: Rp3.287.800 – Rp5.399.900
  • IVb: Rp3.426.900 – Rp5.628.300
  • IVc: Rp3.571.900 – Rp5.866.400
  • IVd: Rp3.723.000 – Rp6.114.500
  • IVe: Rp3.880.400 – Rp6.373.200

Guru PPPK (Berdasarkan Perpres Nomor 11 Tahun 2024)

Besaran gaji pokok guru PPPK bervariasi sesuai golongan:

  • Golongan I: Rp1.938.500 – Rp2.900.900
  • Golongan II: Rp2.116.900 – Rp3.071.200
  • Golongan III: Rp2.206.500 – Rp3.201.200
  • Golongan IV: Rp2.299.800 – Rp3.336.600
  • Golongan V: Rp2.511.500 – Rp4.189.900
  • Golongan VI: Rp2.742.800 – Rp4.367.100
  • Golongan VII: Rp2.858.800 – Rp4.551.800
  • Golongan VIII: Rp2.979.700 – Rp4.744.400
  • Golongan IX: Rp3.203.600 – Rp5.261.500
  • Golongan X: Rp3.339.100 – Rp5.484.000
  • Golongan XI: Rp3.480.300 – Rp5.716.000
  • Golongan XII: Rp3.627.500 – Rp5.957.800
  • Golongan XIII: Rp3.781.000 – Rp6.209.800
  • Golongan XIV: Rp3.940.900 – Rp6.472.500
  • Golongan XV: Rp4.107.600 – Rp6.746.200
  • Golongan XVI: Rp4.281.400 – Rp7.031.600
  • Golongan XVII: Rp4.462.500 – Rp7.329.000
Baca Juga  SLB TNCC Banda Aceh Buktikan Siswa Istimewa Bisa Ciptakan Karya Luar Biasa

Guru Honorer

Guru honorer yang memenuhi syarat akan menerima tunjangan sertifikasi sebesar Rp2 juta per bulan atau Rp6 juta untuk Triwulan I. Namun, jumlah akhir yang diterima bisa mengalami pemotongan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

Jadwal Pencairan TPG Maret 2025

Berdasarkan informasi yang beredar dalam grup PPG dalam Jabatan di Facebook, hasil pertemuan Zoom mengenai Tunjangan Profesi Guru (TPG) 2025 menyebutkan bahwa pencairan dijadwalkan pada minggu ketiga Maret 2025. Diperkirakan dana akan mulai dicairkan pada 17 Maret 2025 atau beberapa hari setelahnya.

Para guru disarankan untuk terus memantau pengumuman resmi dari pemerintah guna memperoleh kepastian lebih lanjut mengenai tanggal pencairan.

Sub. klikpendidikan.id

Share :

Baca Juga

Berita

MIN 20 Aceh Besar Terima Bantuan Galon Air Isi Ulang dari DLH Aceh Besar sebagai Sekolah Adiwiyata Terpilih Tahun 2026

Pendidikan

Peran Media dan Tata Kelola Olahraga Dibedah di USK

Pendidikan

Gerindra Kawal Revitalisasi 71.744 Sekolah untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Pendidikan

698 Lulusan UBBG Siap Hadapi Dunia Kerja

Pendidikan

Ketua AQCC Angkat Bicara soal Oknum Wartawan Datangi Sekolah di Aceh

Pendidikan

Pembinaan Konsisten, MIN 20 Aceh Besar Bawa Pulang JUARA UMUM III Olimpiade MI 2026

Pendidikan

UBBG Buka Program Magister Pendidikan Jasmani, Dorong Penguatan SDM Olahraga Aceh

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?