Home / Budaya / Cuaca

Kamis, 12 Desember 2024 - 11:44 WIB

Dua Dekade Tsunami Aceh: Momentum Merawat Ingatan, Membangun Ketangguhan untuk Masa Depan

Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, S.Sos, M.Si, bersama Plt. Kepala ANRI, Imam Gunarto, meninjau Pameran Arsip Statis dalam rangka Peringatan Dua Dekade Tsunami Aceh di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Rabu (11/12/2024)

Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, S.Sos, M.Si, bersama Plt. Kepala ANRI, Imam Gunarto, meninjau Pameran Arsip Statis dalam rangka Peringatan Dua Dekade Tsunami Aceh di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Rabu (11/12/2024)

Bidik24.com – BANDA ACEH – Memperingati 20 tahun bencana gempa dan tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, diwakili oleh Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, S.Sos, M.Si, menghadiri acara peringatan Dua Dekade Tsunami Aceh. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, Rabu (11/12/2024).

Acara yang digagas oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melalui Balai Arsip Statis dan Tsunami (BAST) mengusung tema “Dua Dekade Gempa dan Tsunami Aceh: Merawat Ingatan, Membangun Ketangguhan”.

Ridwan Jamil menyampaikan apresiasinya terhadap upaya pelestarian arsip sejarah sebagai media pembelajaran bagi generasi mendatang. “Alhamdulillah, saya mewakili Bapak Pj Bupati Aceh Besar sangat mengapresiasi kegiatan ini yang sangat bermanfaat dalam menjaga dan melestarikan arsip sejarah tsunami, termasuk upaya rekonstruksi dan rehabilitasinya,” ungkapnya.

Baca Juga  Rajab: Bulan Penuh Keberkahan dan Kesempatan Emas untuk Memperbaiki Diri!

Plt. Kepala ANRI, Imam Gunarto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya arsip sebagai sarana untuk merekam sejarah dan belajar dari masa lalu. “Ingatan manusia terbatas, namun arsip memungkinkan kita untuk kembali mereview peristiwa sebagai pelajaran berharga,” ujarnya.

Imam juga mengajak masyarakat yang memiliki dokumen atau foto terkait tsunami untuk menyerahkannya ke Balai Arsip Tsunami Aceh agar dapat didigitalkan. “Kami akan membantu mendigitalkan arsip tersebut, sehingga masyarakat tetap memiliki versi digitalnya, sementara dokumen asli dirawat oleh negara,” tambahnya.

Kepala BAST ANRI, Muhammad Ihwan, menyoroti peran arsip dalam memahami dampak sosial dan psikologis tsunami. “Dari arsip, kita dapat melihat bagaimana masyarakat Aceh mampu bangkit dari tekanan luar biasa dan menunjukkan ketangguhan yang menginspirasi dunia,” katanya.

Sebagai bagian dari acara ini, aplikasi Memorygraph diluncurkan untuk mendokumentasikan arsip secara digital. Aplikasi ini memungkinkan pengguna mengakses data sejarah tsunami dengan teknologi terkini, seperti melihat kondisi masa lalu dan sekarang di lokasi-lokasi penting, termasuk Kapal Apung.

Baca Juga  Kekhawatiran Ganda: Prediksi Gempa Bumi Memperburuk Krisis Kebakaran di Los Angeles

Peringatan tersebut juga dihadiri Konsul Jenderal Jepang di Medan, Takonai Susumu, yang menyampaikan dukungan berkelanjutan masyarakat Jepang untuk Aceh dalam bidang mitigasi bencana dan pelestarian arsip. “Kami memahami penderitaan akibat tsunami, dan kerja sama ini terus kami lanjutkan melalui berbagai upaya, termasuk bantuan teknologi dan sumber daya manusia,” ungkapnya.

Ridwan Jamil turut mendampingi Plt. Kepala ANRI meninjau pameran arsip statis yang diselenggarakan dalam rangkaian acara tersebut. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk menjaga memori bencana tsunami sekaligus membangun ketangguhan menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Share :

Baca Juga

Budaya

Viral! Gampong Neuheun Tampilkan Replika Tank Rusia di Pawai Takbiran Idul Fitri 1447 H Banda Aceh

Budaya

1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Mudik Lebaran 2026

Cuaca

Jakarta Terendam Lagi, BPBD Catat 16 RT dan 10 Jalan Tergenang

Cuaca

Megathrust Tinggal Menunggu Waktu, Indonesia di Ambang Gempa Raksasa

Budaya

Geunteut

Budaya

Dayah Babut Taqwa Al-Muhajirin Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Semangat Kebersamaan Santri

Budaya

Budaya

RAPI Lokal Mesjid Raya-Baitussalam Gelar Silaturahmi Penuh Kehangatan di Pos Langit, Gampong Neuheun