Home / Berita / Ekonomi / Energi / Fashion / Industri / Infografis / Loker / Pendidikan / Peristiwa / Saham

Kamis, 12 Desember 2024 - 23:00 WIB

Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital Hingga 2030, Jika Tidak, Kita Akan Tertinggal!

"Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan pentingnya pengembangan sembilan juta talenta digital untuk menghadapi tantangan era digital di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta."

Bidik24.com, Yogyakarta – Untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang kompetitif di era digital, pemerintah menargetkan perlu mengembangkan sembilan juta talenta digital di berbagai bidang hingga tahun 2030. Hal ini menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan hal tersebut saat acara di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Rabu (11/12/2024). “Berdasarkan perhitungan bersama, untuk menguasai teknologi digital, kita membutuhkan sembilan juta talenta digital sampai 2030. Saat ini sudah 2024, jadi banyak pekerjaan yang harus diselesaikan,” ujarnya.

Baca Juga  Rieke Diah Pitaloka Dilaporkan ke MKD, Gara-Gara Tolak Kenaikan PPN 12%

Untuk mencetak talenta digital yang handal, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan berbagai perusahaan teknologi global, seperti AWS dan Microsoft. “Kami bekerja dengan perusahaan-perusahaan besar, seperti AWS yang sudah berkomitmen untuk melatih hampir satu juta talenta digital, dan Microsoft juga siap membantu dengan satu juta talenta digital tahun ini,” jelasnya.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, Komdigi dan Microsoft meluncurkan program ElevAIte untuk melatih keterampilan dalam bidang Kecerdasan Buatan (AI) dengan target satu juta talenta digital. Investasi yang dijanjikan oleh Microsoft untuk program ini mencapai Rp 27,6 triliun.

Baca Juga  Krisis Akses Belum Usai, 30 Desa Masih Terisolasi Pascabencana Aceh Tengah

Meutya menambahkan, jumlah talenta digital yang dibutuhkan juga akan berkembang melalui perguruan tinggi, seperti Universitas Gadjah Mada dan Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta, yang kini menjadi Politeknik Digital (Poldigi) di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital.

Namun, jika Indonesia tidak dapat mencetak talenta digital yang memadai hingga batas waktu yang ditentukan, Meutya khawatir negara ini akan tertinggal dalam persaingan global. “Untuk mencapai target sembilan juta talenta digital, perlu kolaborasi antara kementerian, perguruan tinggi, perusahaan besar, dan pemerintah,” ujar Meutya.

Sum : detik.com

Share :

Baca Juga

Peristiwa

8 WNI Disebut Direkrut Jadi Tentara Rusia, Ini Daftar Nama dan Fakta Terbarunya

Pendidikan

Pengurus OSIM MIN 20 Aceh Besar Periode 2026–2027 Resmi Dikukuhkan

Peristiwa

Nepal Dilanda Banjir Dahsyat, PM Balen Shah Tolak Tim SAR Asing. Ada Apa di Balik Keputusan Ini?

Ekonomi

Bill Gates Peringatkan Jutaan Pekerjaan Terancam AI: Dunia Belum Siap Hadapi Disrupsi

Peristiwa

Massa AMPB dan Ojol Bertahan di Depan Gedung DPR, Persiapan Aksi 27 Agustus

Pendidikan

Satu Suara untuk Masa Depan, Sejarah Baru Demokrasi MIN 20 Aceh Besar

Pendidikan

TIM Pengabdian USK Perkuat Mental, Literasi, dan Ketahanan Anak Pascabencana

Pendidikan

MIN 20 Aceh Besar Kembali Ukir Prestasi di Bidang Akademik dan Literasi