Home / Bisnis / Ekonomi / Energi / Opini / Peristiwa

Rabu, 25 Desember 2024 - 16:59 WIB

Kejatuhan Drastis Bernard Arnault: Dari Orang Terkaya Dunia ke Peringkat Lima, Kekayaan Susut Rp 518 Triliun!

Bernard Arnault, CEO LVMH, menghadiri sebuah acara bisnis. Setelah sempat menjadi orang terkaya di dunia, Arnault kini merosot ke posisi kelima, kehilangan kekayaan senilai Rp 518 triliun akibat penurunan saham perusahaannya

Bernard Arnault, CEO LVMH, menghadiri sebuah acara bisnis. Setelah sempat menjadi orang terkaya di dunia, Arnault kini merosot ke posisi kelima, kehilangan kekayaan senilai Rp 518 triliun akibat penurunan saham perusahaannya

Bidik24.com, Jakarta – CEO LVMH Bernard Arnault menghadapi perjalanan bisnis yang berliku sepanjang tahun 2024. Pemimpin konglomerasi barang mewah ini sempat dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia pada September 2024. Namun, posisinya kini merosot drastis, turun ke peringkat kelima dalam daftar orang terkaya dunia.

Menurut Bloomberg Billionaire Index, per 23 Desember 2024, Arnault kehilangan kekayaan senilai US$ 32 miliar atau sekitar Rp 518,4 triliun (kurs Rp 16.200), sehingga total kekayaannya tersisa US$ 176 miliar atau sekitar Rp 2.851 triliun.

Dilansir Hindustan Times pada Rabu (25/12/2024), kemerosotan kekayaannya dipicu oleh penurunan 20% saham LVMH pada September akibat melemahnya pendapatan. Saat ini, Arnault berada di posisi kelima dalam indeks miliarder, di bawah Elon Musk (US$ 444 miliar), Jeff Bezos (US$ 244 miliar), Mark Zuckerberg (US$ 207 miliar), dan Larry Ellison (US$ 190 miliar).

Baca Juga  1.057 Pasukan TNI-Polri Siaga! Operasi Pengamanan Freeport di Mimika Jadi Benteng NKRI

Penurunan ini bukan kali pertama bagi Arnault. Ia sebelumnya menjadi orang terkaya dunia pada Agustus 2021 berkat lonjakan penjualan barang mewah di Asia. Namun, tren tersebut menurun pada 2022 dan 2023, menyebabkan posisinya fluktuatif dalam daftar orang terkaya dunia.

Baca Juga  "Bustami-Fadhil Sapu Bersih Bireuen: Muzakir-Fadhullah Tertinggal Jauh di Semua Kecamatan!"

Menariknya, Arnault adalah satu-satunya miliarder dari sektor barang mewah yang masuk dalam lima besar daftar tersebut, sementara yang lain berasal dari industri teknologi.

LVMH, perusahaan yang dipimpin Arnault, memiliki sekitar 75 merek terkenal di berbagai sektor seperti anggur & minuman beralkohol, fesyen & barang dari kulit, parfum & kosmetik, serta jam tangan & perhiasan. Beberapa merek unggulannya meliputi Christian Dior, Bulgari, Givenchy, TAG Heuer, Hublot, Sephora, dan Tiffany & Co, serta divisi minuman terkenal seperti Chandon, Château d’Yquem, dan Château Cheval Blanc.

Sub detik.com

Share :

Baca Juga

Ekonomi

14 Bank Tutup Sepanjang 2026, Terbaru BPR Pasarraya Kuta di Bali Dicabut Izinnya

Energi

Krisis BBM Dunia Memuncak, Pasokan Minyak Makin Tertekan

Ekonomi

Usai Dicopot Jadi Menkeu, Putra Purbaya: Bapak Bisa Tidur Nyenyak Lagi dan Balik Jadi Trader

Energi

Kabar Baik, Pertalite Rp 10.000 Bertahan sampai 2026

Ekonomi

Konflik Timur Tengah Memanas, Pertamina Sebut Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu per Liter

Peristiwa

36 Ribu Kades Minta Masa Jabatan Dilanjutkan Tanpa Pilkades, DPR Janji Tindak Lanjuti Aspirasi

Peristiwa

Iran Serang Pangkalan AS di Yordania Setelah 5 Kapal Tankernya Dihantam

Peristiwa

8 WNI Disebut Direkrut Jadi Tentara Rusia, Ini Daftar Nama dan Fakta Terbarunya