Home / Ekonomi / Opini

Sabtu, 4 Januari 2025 - 10:27 WIB

Perizinan Usaha di Daerah: Kemendagri Siapkan Strategi Baru untuk Mempercepat Perekonomian dan Ciptakan Lapangan Kerja

Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sedang melakukan rapat koordinasi terkait upaya penyederhanaan perizinan usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan lapangan kerja

Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sedang melakukan rapat koordinasi terkait upaya penyederhanaan perizinan usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan lapangan kerja

Bidik24.com, Jakarta – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah menyusun kajian strategis untuk mempermudah proses perizinan usaha di daerah. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, serta sebagai bagian dari upaya mempercepat penurunan tingkat kemiskinan di Indonesia.

Langkah ini dianggap sangat penting karena kemudahan dalam berusaha di tingkat daerah tidak hanya akan meningkatkan aktivitas ekonomi tetapi juga membuka peluang untuk penciptaan lapangan kerja yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas. Kepala BSKDN, Yusharto Huntoyungo, menyampaikan dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan masukan strategis kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk meningkatkan kualitas perizinan usaha, yang diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu isu utama yang dihadapi banyak daerah adalah proses perizinan yang kompleks dan memakan waktu lama, yang kerap menjadi hambatan bagi terbentuknya ekosistem ekonomi yang inklusif. Menurut Yusharto, perizinan yang berbelit-belit tidak hanya menghalangi masuknya investasi, tetapi juga menyulitkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang merupakan sektor yang sangat vital bagi perekonomian daerah. UMKM memiliki peran besar dalam menciptakan lapangan kerja serta mengurangi kesenjangan ekonomi yang ada.

Baca Juga  Lhokseumawe Raih Penghargaan APBD Awards 2024: Kota Ini Buktikan Kehebatan Pengelolaan Keuangan Daerah!

Untuk itu, Yusharto menjelaskan, dalam kajian yang tengah disusun, pihaknya akan fokus pada pemetaan terhadap apa saja yang perlu diperkuat di tingkat pemerintah daerah. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan sistem layanan perizinan yang lebih efisien dan tepat guna di masa depan. Selain itu, BSKDN juga mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat proses penyederhanaan perizinan dengan mengadopsi sistem yang lebih transparan, cepat, dan berbasis teknologi digital.

“Kami ingin mempercepat penyederhanaan proses perizinan, dan ini tidak hanya berlaku pada perizinan usaha saja, tetapi juga pada semua jenis perizinan yang ada,” lanjut Yusharto. Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan layanan perizinan yang lebih mudah dan lebih cepat. Hal ini penting karena masih ada daerah-daerah dengan kinerja perizinan yang rendah, sehingga diperlukan kerjasama lintas sektor untuk memperbaikinya.

Baca Juga  Pj Gubernur Safrizal: Investasi Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Aceh yang Terhambat!

Selain itu, Yusharto juga mengimbau agar pemerintah daerah segera mengadopsi teknologi dan inovasi dalam pengelolaan layanan publik, termasuk dalam proses perizinan. Penggunaan teknologi digital dinilai akan meningkatkan efisiensi serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Sistem terintegrasi diharapkan dapat mempercepat proses perizinan, menjadikannya lebih efisien, dan meningkatkan akuntabilitas.

“Untuk mewujudkan sistem yang lebih baik, kita memerlukan integrasi teknologi yang mempermudah akses dan transparansi. Ini akan mempercepat perizinan dan sekaligus memastikan bahwa layanan yang diberikan kepada masyarakat dapat dilakukan dengan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Yusharto.

Sub Antaranews.com

Share :

Baca Juga

Opini

Kamu Terlalu Sibuk Dengan Doamu 5 Tahun ke Depan, Padahal Saat Ini Adalah Doamu 5 Tahun Lalu yang Kau Langitkan

Opini

Puasa Bukan Alasan Tubuh Lelah Massage Bisa Menjadi Jawabannya

Opini

Mengapa 10 Hari Terakhir Ramadhan Bisa Lebih Sehat dari Program Diet Modern

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK

Ekonomi

AS Kembali Gunakan Kayu Bakar Setelah Penutupan Selat Hormuz

Ekonomi

Ditegur Mahkamah Agung, Trump Pilih Gaspol Perang Tarif

Ekonomi

Antara Tradisi dan Janji, Kisah Uang Meugang di Pendopo

Ekonomi

Kabur ke Luar Negeri, Riza Chalid Resmi Berstatus Buronan Internasional