Home / Bisnis / Lokal

Jumat, 6 Desember 2024 - 14:38 WIB

“Telur Puyuh Lokal Kalahkan Medan! Peternak Lhoknga Raup Jutaan Rupiah Tiap Hari”

"Para anggota Kelompok Usaha Peternakan Puyuh Andalas (Pulas) di Lhoknga tengah memeriksa hasil panen telur puyuh harian yang rutin dipasok ke Banda Aceh dan Aceh Besar."

Bidik24.com, SERAMBINEWS.COM, JANTHO -Kelompok Usaha Peternakan Puyuh Andalas (Pulas) yang berlokasi di Desa Lampoh Kutam, Kecamatan Lhoknga, telah berjalan selama empat tahun dan rutin menyuplai telur puyuh ke berbagai kedai tradisional serta pasar modern di Banda Aceh dan Aceh Besar. Hingga saat ini, kelompok tersebut mampu memproduksi sekitar 4.000 butir telur puyuh per hari, dengan omset harian mencapai Rp 1,3 juta.

Menurut Ikhsan, salah satu anggota kelompok, telur-telur puyuh ini dipasarkan ke sejumlah tempat seperti Kecamatan Lhoknga, Peukan Bada, Suzuya Mall, dan pasar tradisional di Banda Aceh. Namun, meski produksinya terbilang besar, mereka masih belum mampu memenuhi permintaan pasar yang mencapai 10.000 butir per hari.

Baca Juga  Guru dan AI, Guru Bukan Lagi Sumber Utama. Lalu Apa Fungsi Esensial Mereka Sekarang?

Saat ini, kelompok Pulas mengelola sekitar 6.000 ekor burung puyuh. Burung-burung tersebut memiliki masa produksi telur sekitar satu setengah tahun, setelah itu dijual sebagai daging dengan harga Rp 8.000 per ekor. Selama menjalankan usaha, mereka tidak menghadapi kendala serius, seperti serangan virus, sehingga bisnis berjalan stabil. Setiap anggota kelompok juga mendapatkan gaji bulanan sebesar Rp 3 juta.

Ikhsan mengungkapkan, ide membuka usaha ini muncul setelah mereka mengunjungi peternakan milik rekan mereka dan melakukan riset pasar. Saat itu, sebagian besar telur puyuh yang dijual di Banda Aceh berasal dari Medan. Melihat potensi tersebut, mereka memulai usaha peternakan ini dengan tujuan membuka lapangan kerja lokal.

Baca Juga  Dedikasi Guru Olahraga Dunia Kian Mendunia: Sosok Muda dari Amerika hingga Inspirasi dari Australia

Kini, telur puyuh yang mereka produksi dijual dalam kemasan dengan harga Rp 10.000 untuk pasar tradisional dan Rp 12.000 untuk pasar modern. Satu kemasan berisi 20 hingga 25 butir telur. “Alhamdulillah, masyarakat memberikan respons positif, dan usaha ini terus berkembang,” tutup Ikhsan.

Sum : SERAMBINEWS.COM

Share :

Baca Juga

Bisnis

Harga Sawit Anjlok, Wamentan Identifikasi 139 Pabrik yang Diduga Mainkan Harga TBS

Bisnis

Tarif Listrik Tidak Naik Selama 3 Tahun, Benarkah? Ini Faktanya

Bisnis

Harga Emas Antam Jatuh kini Rp2,997 Juta per Gram

Bisnis

Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil Beberkan Ancaman Selat Hormuz

Bisnis

Anak Riza Chalid Dihukum 15 Tahun

Berita

Generasi Literasi Menyatu Dengan Sejarah: Kunjungan Menarik Pustakawan Cilik MIN 20 Aceh Besar ke DPKA

Berita

Dokter Cilik MIN 20 Aceh Besar Dilatih Jadi Penjaga Senyum Sehat

Berita

MIN 20 Aceh Besar Gelar LDK Bagi Duta Madrasah