Bidik24.com – Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan supremasinya di arena olahraga mahasiswa Aceh. Dalam ajang bergengsi Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) Aceh ke-XIX tahun 2025, kampus yang dikenal sebagai ikon pendidikan tinggi di Tanah Rencong ini kembali mengukir prestasi gemilang dengan menyabet gelar juara umum. Tak tanggung-tanggung, USK memborong total 112 medali, yang terdiri dari 64 medali emas, 22 perak, dan 21 perunggu, menjadikannya pengumpul medali terbanyak sekaligus kampus paling dominan dalam pesta olahraga dua tahunan ini.
Capaian ini bukan sekadar kemenangan ulangan, melainkan sebuah loncatan besar dalam performa atletik kampus. Jika dibandingkan dengan perolehan medali pada POMDA 2023 lalu, di mana USK hanya mengumpulkan 38 emas, maka peningkatan yang diraih kali ini hampir mencapai dua kali lipat. Ini menunjukkan bahwa USK tidak hanya berhasil mempertahankan gelar, tapi juga memperkuat posisinya sebagai pusat kekuatan olahraga mahasiswa di Aceh.
Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa ini. “Prestasi ini adalah buah kerja keras dan semangat juang yang luar biasa dari para atlet, pelatih, dan seluruh tim official kami. Mereka telah memberikan segalanya untuk membela nama besar USK dan Provinsi Aceh,” tuturnya dengan penuh semangat. Ia menambahkan, kemenangan ini harus menjadi pemicu untuk berprestasi di level yang lebih tinggi. “Kita tidak boleh puas. Target kita selanjutnya adalah ajang nasional, bahkan internasional,” tegasnya.
POMDA 2025 diikuti oleh 40 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, dari seluruh wilayah Aceh. Sebanyak 16 cabang olahraga dipertandingkan, termasuk Atletik, Bola Basket, Bola Voli Indoor dan Pasir, Bulu Tangkis, Catur, Karate, Panahan, Panjat Tebing, Pencak Silat, Petanque, Renang, Sepak Takraw, Taekwondo, Tarung Derajat, hingga Tenis Lapangan. Kompetisi berlangsung ketat, namun semangat sportivitas tetap menjadi warna utama sepanjang perhelatan.
Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Aceh, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan event ini. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh melalui DISPORA, Bank Aceh, KONI Aceh, dan seluruh sponsor yang telah mendukung terselenggaranya ajang ini dengan sukses. “Soliditas dan sinergi dari semua pihak inilah yang membuat POMDA XIX berjalan lancar, kompetitif, dan penuh makna,” katanya.
Keberhasilan USK dalam menguasai POMDA XIX tak bisa dipandang hanya sebagai kemenangan angka semata. Di balik tumpukan medali, tersimpan cerita tentang pembinaan yang berkelanjutan, semangat juang yang membara, dan komitmen kuat dari seluruh elemen kampus untuk menjadikan olahraga sebagai salah satu pilar unggulan pendidikan.
Ajang ini menjadi saksi bahwa pembinaan olahraga di perguruan tinggi mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga unggul dalam karakter dan mentalitas. Atlet-atlet muda ini adalah harapan masa depan Aceh, yang kelak akan mengharumkan nama daerah di berbagai kancah olahraga, baik nasional maupun internasional.
Dengan keberhasilan menyapu bersih 112 medali, USK mengirimkan pesan yang tak terbantahkan: mereka bukan hanya sekadar mempertahankan gelar, melainkan terus mengukuhkan diri sebagai penguasa sejati olahraga mahasiswa Aceh. POMDA XIX menjadi bukti bahwa tradisi juara bukan sekadar warisan, tapi hasil dari kerja keras dan dedikasi tanpa henti.















