Bidik24.com – Banda Aceh — (5/1/2026) Sidang Pleno I Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Aceh berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan. Sidang dipimpin oleh Abdurrahman, yang terpilih sebagai pimpinan sidang berdasarkan kesepakatan peserta Pengurus Cabang (Pengcab) yang hadir.
Sebanyak 14 Pengcab kabupaten/kota turut ambil bagian dalam sidang tersebut, yakni: Aceh Besar, Aceh Tengah, Lhokseumawe, Aceh Jaya, Langsa, Pidie, Banda Aceh, Aceh Timur, Aceh Selatan, Bireuen, Subulussalam, Aceh Barat, Aceh Tamiang, dan Aceh Utara.
Dalam pelaksanaan Sidang Pleno I, Dr. Jalaluddin, M.Pd (Banda Aceh) didapuk sebagai sekretaris, didampingi Suhaimi (Aceh Timur), sebagai anggota yang bersama-sama memimpin jalannya persidangan.
Laporan pertanggungjawaban Ketua Umum periode sebelumnya disampaikan secara komprehensif dan diterima dengan baik oleh seluruh peserta. Paparan laporan tersebut diikuti dengan pandangan umum dari para ketua Pengcab yang berlangsung dinamis, konstruktif, serta berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Usai Sidang Pleno I, kegiatan dilanjutkan dengan ISOMA, sebelum memasuki Sidang Pleno II yang menjadi agenda krusial, yakni pemilihan Ketua Umum FOKSI Aceh periode 2026–2030.
Pada Sidang Pleno II, pimpinan sidang membuka ruang kepada peserta untuk menyampaikan usulan calon Ketua Umum. Pengcab Aceh Tengah secara terbuka menyatakan dukungan penuh kepada Iskandar selaku ketua incumbent untuk melanjutkan kepemimpinannya. Dukungan serupa kemudian disampaikan oleh Pengcab Pidie, disusul Banda Aceh dan seluruh Pengcab kabupaten/kota lainnya.
Dari total 14 Pengcab yang hadir, seluruhnya menyatakan dukungan bulat tanpa satu pun penolakan. Berdasarkan kesepakatan aklamasi tersebut, pimpinan sidang menetapkan kembali Prof. Dr. Ir. Iskandar, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng sebagai Ketua Umum FOKSI Aceh periode 2026–2030.
Selanjutnya, sidang menetapkan Tim Formatur dengan susunan sebagai berikut:
Prof. Dr. Ir. Iskandar, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng — Ketua Tim Formatur sekaligus Ketua Umum terpilih
Dr. Jalaluddin, M.Pd — Sekretaris
Muhammad Yasin, S.Pd. — Anggota
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan program kerja FOKSI Aceh 2026–2030 bersama seluruh Pengcab yang hadir. Agenda ini berlangsung di Aula Keurukon Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum terpilih.
Dalam sambutannya, Prof. Iskandar menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk kedua kalinya. Ia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan prestasi Kabaddi Aceh serta membangun kekompakan organisasi, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Ke depan, kita harus terus memperluas pembentukan kepengurusan di kabupaten/kota yang belum terbentuk, agar pembinaan berjalan merata,” tegasnya.
Dalam jangka pendek, Ketua Umum menargetkan empat program prioritas, yaitu:
Penyebaran dan pembentukan Pengcab di daerah yang belum memiliki kepengurusan
Pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) minggu ke 3 bulan Juni 2026
Pelatihan pelatih dan wasit direncanakan 1-4 April 2026
Pelantikan Pengprov FOKSI Aceh periode kedua
Ia juga menekankan pentingnya ketersediaan pelatih yang handal dan berkelanjutan, bukan hanya aktif saat menjelang event. Selain itu, Prof. Iskandar menyoroti perlunya pengembangan sport science dalam dunia olahraga Aceh, termasuk pengalaman penelitiannya terkait peralatan olahraga yang belum memenuhi standar, sebagai bukti masih luasnya ruang pengembangan keilmuan olahraga.
Rangkaian kegiatan Musyawarah dan sidang pleno tersebut ditutup dengan foto bersama Ketua Umum dan para Ketua Pengcab dari 14 kabupaten/kota se-Aceh, menandai semangat baru FOKSI Aceh menuju periode kepengurusan yang lebih solid dan berprestasi. (Red)















