Home / Ekonomi

Jumat, 13 Desember 2024 - 20:42 WIB

Prabowo Usulkan Pilkada Dihapus, Kepala Daerah Dipilih DPRD: Hemat Biaya, Efisien!

Presiden RI, Prabowo Subianto, saat memberikan pidato dalam puncak perayaan HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul, Kamis (12/12). Dalam pidatonya, Prabowo mengusulkan agar kepala daerah kembali dipilih oleh DPRD untuk mengurangi biaya politik dan meningkatkan efisiensi sistem pemerintahan.

Presiden RI, Prabowo Subianto, saat memberikan pidato dalam puncak perayaan HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul, Kamis (12/12). Dalam pidatonya, Prabowo mengusulkan agar kepala daerah kembali dipilih oleh DPRD untuk mengurangi biaya politik dan meningkatkan efisiensi sistem pemerintahan.

Bidik24.com – Sentul, Jabar. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengemukakan wacana agar kepala daerah, seperti gubernur, bupati, dan wali kota, kembali dipilih oleh DPRD. Menurutnya, sistem ini lebih efisien dan dapat mengurangi biaya, seperti yang diterapkan di beberapa negara tetangga.

“Saya melihat negara-negara seperti Malaysia, Singapura, dan India lebih efisien. Setelah memilih anggota DPRD, mereka langsung memilih gubernur atau bupati,” ujar Prabowo dalam pidatonya pada puncak perayaan HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul, Kamis malam (12/12).

Baca Juga  Putri Soeharto Tantang Menkeu di PTUN Jakarta

Prabowo menambahkan bahwa sistem ini dapat mengurangi anggaran yang selama ini digunakan untuk Pilkada, yang seharusnya bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih bermanfaat bagi masyarakat, seperti pendidikan dan infrastruktur.

“Efisien, kan? Uangnya bisa digunakan untuk kepentingan yang lebih penting, seperti memberi makan anak-anak kita, memperbaiki sekolah, atau meningkatkan irigasi,” ucapnya.

Ia juga menyarankan bahwa hal ini dapat segera diputuskan oleh para ketua umum partai politik yang hadir. Selain itu, Prabowo menyinggung tingginya biaya politik yang harus dikeluarkan oleh peserta Pilkada, yang menurutnya perlu adanya perbaikan dalam sistem yang ada.

Baca Juga  PPN 12%: Inovasi Prabowo untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat

“Biaya politik ini terlalu mahal. Yang menang pun tampaknya lesu, apalagi yang kalah,” tambahnya. Prabowo juga mencatat bahwa miliaran hingga triliunan rupiah bisa habis dalam satu atau dua hari selama Pilkada berlangsung, baik dari negara maupun tokoh politik.

sub cnnindonesia

Share :

Baca Juga

Ekonomi

14 Bank Tutup Sepanjang 2026, Terbaru BPR Pasarraya Kuta di Bali Dicabut Izinnya

Ekonomi

Usai Dicopot Jadi Menkeu, Putra Purbaya: Bapak Bisa Tidur Nyenyak Lagi dan Balik Jadi Trader

Ekonomi

Konflik Timur Tengah Memanas, Pertamina Sebut Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu per Liter

Ekonomi

Bill Gates Peringatkan Jutaan Pekerjaan Terancam AI: Dunia Belum Siap Hadapi Disrupsi

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK

Ekonomi

AS Kembali Gunakan Kayu Bakar Setelah Penutupan Selat Hormuz

Ekonomi

Ditegur Mahkamah Agung, Trump Pilih Gaspol Perang Tarif