Bidik24.com – Jawa Tengah – Kontingen Aceh kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX yang berlangsung di Jawa Tengah. Dari cabang olahraga petanque, para atlet muda Tanah Rencong sukses membawa pulang 4 medali, terdiri dari 1 emas dan 3 perunggu.
Medali emas dipersembahkan oleh Azmi yang tampil luar biasa di nomor single man. Dengan strategi permainan yang tenang namun penuh perhitungan, Azmi mampu mengungguli lawan-lawannya dari berbagai provinsi hingga akhirnya berdiri di podium tertinggi. Kemenangan ini menjadi bukti kualitas dan mental juara yang dimiliki atlet Aceh.
Sementara itu, Ulan Sari berhasil menambah koleksi medali Aceh dengan meraih perunggu di nomor single women. Meski harus menghadapi persaingan ketat dari atlet-atlet unggulan daerah lain, Ulan menunjukkan konsistensi dan ketangguhan hingga mampu menembus babak semifinal.
Dua medali perunggu lainnya datang dari nomor shooting man melalui Razul Aziz, serta dari nomor triple man yang memperlihatkan kekompakan tim petanque Aceh. Kerja sama tim, strategi matang, dan semangat pantang menyerah menjadi kunci keberhasilan mereka membawa pulang medali.
Capaian 4 medali ini tidak hanya menambah deretan prestasi Aceh di kancah nasional, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa cabang olahraga petanque di Aceh terus berkembang pesat. Dalam beberapa tahun terakhir, petanque mulai mendapat perhatian serius baik dari kalangan mahasiswa, perguruan tinggi, maupun pemerintah daerah.
Ketua Dewan Kehormatan Petanque Aceh Abdurrahman mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas perjuangan para atlet. “Prestasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mengembangkan cabang olahraga petanque di Aceh. Kami berharap ke depan akan lahir lebih banyak atlet potensial yang bisa mengharumkan nama daerah di level nasional maupun internasional,” ujarnya.
Pencapaian ini juga semakin mempertegas komitmen Aceh untuk terus menjadi salah satu kekuatan olahraga nasional. Dengan pembinaan berkelanjutan dan dukungan berbagai pihak, bukan tidak mungkin petanque Aceh akan menjadi lumbung medali di masa mendatang.















