Bidik24.com – Makassar. Jalur Trans Sulawesi, khususnya rute Barru-Parepare-Soppeng, sementara waktu tidak dapat dilalui akibat banjir yang merendam wilayah tersebut. “Ketinggian air mencapai 50 hingga 60 cm,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Barru, Haeruddin, pada Sabtu (21/12).
Hujan lebat yang mengguyur sejak dini hari menyebabkan banjir di tujuh kecamatan, termasuk Kecamatan Barru, Balusu, Soppeng, Riaja Mallusetasi, Tanete Rilau, Tanete Riaja, dan Pujananting. “Air mulai naik sejak subuh dan terus menggenangi wilayah hingga saat ini,” tambahnya. BPBD Barru telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu warga dan menyalurkan bantuan.
Di Kabupaten Soppeng, banjir dan tanah longsor juga menimbulkan dampak serius. Sebuah rumah dilaporkan hanyut terbawa arus, sementara 10 rumah lainnya rusak akibat longsor. “Satu orang warga dilaporkan hilang dalam kejadian ini,” ungkap Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo.
Sub cnnindonesia















