Home / Kesehatan

Jumat, 14 Februari 2025 - 21:16 WIB

ESDM: Sumatera adalah Kunci untuk 34% Potensi Energi Bersih Indonesia!

Dalam gambar ini, terlihat para teknisi yang sedang memeriksa panel surya di salah satu lokasi pembangkit energi terbarukan di Sumatera. Dengan potensi yang signifikan, Sumatera berperan penting dalam pengembangan energi bersih di Indonesia.

Dalam gambar ini, terlihat para teknisi yang sedang memeriksa panel surya di salah satu lokasi pembangkit energi terbarukan di Sumatera. Dengan potensi yang signifikan, Sumatera berperan penting dalam pengembangan energi bersih di Indonesia.

Bidik24.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa Pulau Sumatera merupakan pusat pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT).

Sekitar 34 persen, atau 1.240 gigawatt (GW), dari total potensi energi bersih nasional berasal dari pulau ini.

“Pulau Sumatera menyumbang 34 persen EBT, diikuti oleh Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan daerah lainnya,” ungkap Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani, dalam acara Toyota Series Carbon Neutrality di Jakarta, Jumat (14/2/2025), sebagaimana dilaporkan oleh Antara.

Total potensi energi bersih di Indonesia mencapai 3.687 GW, dengan rincian 3.294 GW berasal dari energi surya, 155 GW dari angin, 95 GW dari air, 63 GW dari laut, 57 GW dari bioenergi, 24 GW dari panas bumi, dan 450 megawatt (MW) dari gasifikasi batu bara.

Baca Juga  Mulai 2025, Penyakit Akibat Rokok Tidak Lagi Ditanggung BPJS

Namun, Eniya menekankan bahwa pemanfaatan EBT masih sangat rendah. Saat ini, energi bersih yang telah digunakan untuk elektrifikasi baru mencapai 14.883 MW.

“Ini sudah cukup, tetapi masih sangat kecil jika dibandingkan dengan potensi yang ada, belum mencapai 0,4 persen,” katanya.

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, pemerintah telah merencanakan beberapa langkah, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap dengan kuota hingga 2028 sebesar 1,59 GW.

Baca Juga  Tim BKSDA Selamatkan Gajah Betina Sakit Parah di Aceh Timur

Selain itu, pemerintah juga akan mengembangkan PLTS skala besar dengan kapasitas 4,68 GW hingga 2030 sesuai dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL). Eniya menambahkan bahwa pemerintah menargetkan elektrifikasi energi bersih mencapai 72 persen dari total pembangkit listrik nasional pada tahun 2060.

“Energi baru terbarukan dapat mencapai 72 persen. Ini tidak hanya mencakup PLTS, tetapi juga energi angin, hidro, PLTA, dan panas bumi yang akan terus didorong semaksimal mungkin,” ujarnya.

Sumber: kompas.com

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Banda Aceh Berduka: Keuchik Gampong Lampulo, Alta Zaini, Telah Berpulang ke Rahmatullah

Kesehatan

Permintaan Cincau di Banda Aceh Meningkat saat Ramadhan, Meski Lebih Rendah dari Tahun Lalu
Foto bersama kedua Tim sebelum pertandingan

Berita

KAMI FC VS Kemenag Bener Meriah Rajut Silaturahmi Melalui Minisoccer

Kesehatan

Tim BKSDA Selamatkan Gajah Betina Sakit Parah di Aceh Timur

Kesehatan

Warga Aceh Timur Alami Patah Tulang di Malaysia, Dapat Bantuan Pemulangan dari Haji Uma

Ekonomi

Program Makan Bergizi Gratis Resmi Dimulai di Bandung

Agama

Kesadaran Masyarakat Aceh Diuji di Tengah Fenomena Seksual Menyimpang

Ekonomi

Makan Siang Gratis Dimulai 6 Januari 2025, Pemerintah Libatkan Koperasi dan BUMDes