Home / Ekonomi / Kesehatan

Minggu, 5 Januari 2025 - 10:13 WIB

Makan Siang Gratis Dimulai 6 Januari 2025, Pemerintah Libatkan Koperasi dan BUMDes

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi saat mengumumkan peluncuran program makan siang gratis bergizi, melibatkan koperasi dan BUMDes sebagai penyedia bahan pangan utama

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi saat mengumumkan peluncuran program makan siang gratis bergizi, melibatkan koperasi dan BUMDes sebagai penyedia bahan pangan utama

Bidik24.com – Jakarta. Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, mengumumkan bahwa pemerintah akan meluncurkan program makan siang gratis bergizi mulai 6 Januari 2025. Pengumuman ini disampaikan setelah rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jumat, 3 Januari 2025.

“Pelaksanaan program makan bergizi gratis dimulai 6 Januari. Kementerian kami bertugas untuk mendukung pelaksanaannya,” ujar Budi Arie. Program ini melibatkan peran aktif desa, koperasi, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Baca Juga  Dispora Aceh Kembali Kaji Rancangan Qanun Keolahragaan, Undang Tim Ahli DPRA untuk Samakan Persepsi

Sebanyak 1.923 koperasi telah siap ambil bagian dalam program ini. Berbagai jenis koperasi akan berkontribusi dalam penyediaan bahan makanan, seperti koperasi telur, koperasi sayur, koperasi beras, dan koperasi ikan. Masing-masing koperasi bertugas menyuplai bahan pangan sesuai bidangnya.

“Misalnya, koperasi telur akan menyuplai telur, koperasi sayur untuk sayur-mayur, beras, dan sebagainya. Total ada 1.923 koperasi yang siap mendukung program makan bergizi gratis ini,” jelas Budi Arie.

Baca Juga  Bongkar Sindikat! Lima Warga Aceh Ditangkap Bawa 50 Kg Sabu untuk Palembang

Meskipun pemerintah belum menghitung nilai transaksi yang akan berputar di desa-desa akibat program ini, anggaran telah disiapkan. Sebanyak 20 persen dari total Rp71 triliun anggaran tahun 2025 dialokasikan untuk mendukung pelaksanaannya.

“Ini kan baru dimulai, jadi belum bisa dihitung perputaran transaksinya. Nanti akan terlihat setelah berjalan,” tambah Budi Arie.

Sub. kba.one

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK

Ekonomi

AS Kembali Gunakan Kayu Bakar Setelah Penutupan Selat Hormuz

Ekonomi

Ditegur Mahkamah Agung, Trump Pilih Gaspol Perang Tarif

Ekonomi

Antara Tradisi dan Janji, Kisah Uang Meugang di Pendopo

Ekonomi

Kabur ke Luar Negeri, Riza Chalid Resmi Berstatus Buronan Internasional

Ekonomi

Ketua KPK Tanggapi Klaim Noel soal Menkeu Purbaya: Kami Hanya Berpegang pada Fakta Persidangan

Ekonomi

Emas Menggila! Antam Cetak Rekor, Semua Merek Kompak Naik