Bidik24.com – Jakarta, 21/1/2026. Isu penghentian produksi Toyota Innova Crysta di India pada 2027 memicu tanda tanya besar di Tanah Air. Banyak pihak mulai berspekulasi: apakah Kijang Innova Reborn—generasi kedua Innova sekaligus generasi kelima Kijang—akan menyusul “disuntik mati” di Indonesia?
Media otomotif India melaporkan Toyota berencana menghentikan produksi sekaligus penjualan Innova Crysta mulai tahun depan. Keputusan ini menegaskan perubahan arah strategi Toyota, yang kini memilih fokus memasarkan generasi ketiga Innova, yakni Innova Hycross—dikenal di Indonesia sebagai Innova Zenix.
Sebelumnya, Innova Crysta dijadwalkan berhenti diproduksi pada 2025. Namun rencana itu direvisi, dengan masa produksi diperpanjang hingga Maret 2027 sebelum akhirnya benar-benar dihentikan.
Innova Crysta sendiri merupakan salah satu MPV premium paling digemari di India sejak pertama kali meluncur pada 2016. Selama hampir satu dekade, mobil ini terus mengalami pembaruan, termasuk penyesuaian mesin agar tetap memenuhi standar emisi yang kian ketat.
Seperti di Indonesia, Innova Crysta di India kini hanya tersedia dengan mesin diesel 2.400 cc. Model ini dijual berdampingan dengan Innova Hycross yang menawarkan lebih banyak pilihan, mulai dari transmisi manual dan otomatis, mesin bensin, hingga bensin-hybrid—tanpa opsi diesel.
Regulasi emisi terbaru di India, Corporate Average Fuel Economy (CAFE) 3, disebut sebagai faktor utama di balik berakhirnya perjalanan Innova Crysta. Aturan ini jauh lebih ketat dibanding regulasi sebelumnya dan membuat MPV diesel berplatform ladder-frame seperti Crysta semakin sulit bersaing dari sisi emisi karbon.
Sebaliknya, Innova Hycross dengan mesin bensin dan teknologi hybrid dinilai lebih adaptif terhadap standar emisi baru. Mengutip Autocar India, Toyota India menegaskan bahwa fokus perusahaan kini mengarah pada kendaraan bermesin bensin dan hybrid.
“Kami tidak memberikan komentar terkait produk masa depan. Namun strategi Toyota tetap berlandaskan pendekatan multi-jalur, dengan menghadirkan solusi mobilitas yang praktis, inklusif, dan berkelanjutan. Seluruh teknologi powertrain memiliki peran penting untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di berbagai segmen,” ujar juru bicara Toyota India.
Di Indonesia, Toyota hingga kini belum menunjukkan sinyal akan menghentikan Kijang Innova Reborn, meskipun Innova Zenix sudah mengaspal sejak 2022. Alasannya cukup sederhana: permintaan terhadap Innova Reborn masih tergolong tinggi.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, Kijang Innova menjadi mobil terlaris nasional dengan distribusi ke dealer mencapai 61.164 unit. Toyota menyebut, porsi permintaan antara Zenix dan Reborn sebenarnya relatif berimbang, meski Zenix masih unggul secara keseluruhan.
Menariknya, permintaan Innova Reborn masih kuat terutama dari wilayah luar Pulau Jawa, yang menjadi basis pasar utama model ini.
Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily, menegaskan pihaknya masih berhati-hati dalam menentukan langkah ke depan terkait Innova Reborn. Menurutnya, Toyota akan terus memantau dinamika permintaan sebelum mengambil keputusan strategis.
“Soal perencanaan produk ke depan, kami belum bisa berbicara banyak. Yang jelas, kami akan terus mengamati demand masyarakat dan menyesuaikan lini produk agar tetap relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang beragam,” ujar Ernando.
Sub. cnnindonesia.com














