Home / Berita / Ekonomi / Pendidikan

Minggu, 22 Desember 2024 - 17:23 WIB

Kemenag Kucurkan Rp 1,11 Triliun untuk KIP Kuliah: Investasi Cerdas atau Pemborosan?

Kemenag mengalokasikan Rp 1,11 triliun untuk KIP Kuliah 2024, memicu perdebatan tentang apakah dana tersebut akan menjadi investasi cerdas bagi pendidikan atau justru pemborosan anggaran.

Kemenag mengalokasikan Rp 1,11 triliun untuk KIP Kuliah 2024, memicu perdebatan tentang apakah dana tersebut akan menjadi investasi cerdas bagi pendidikan atau justru pemborosan anggaran.

Bidik24.com – Sampai tahun 2024, Kementerian Agama (Kemenag) telah mengalokasikan dana sebesar Rp 1,1 triliun untuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2024, seperti yang diungkapkan oleh Direktur Diktis, Ahmad Zainul Hamdi.

“Pada tahun 2024, Diktis akan menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa PTKI dengan anggaran mencapai Rp 1,1 triliun melalui skema KIPK,” ujarnya di Jakarta pada Jumat (20/12/2024).

Dia menjelaskan bahwa beasiswa KIP Kuliah ini akan diberikan kepada 85.000 mahasiswa baru serta mahasiswa yang sudah terdaftar sejak tahun 2020, 2021, 2022, dan 2023.

Untuk beasiswa reguler, baik dalam maupun luar negeri, Diktis menyediakan anggaran sebesar Rp 518,7 miliar.

Baca Juga  13 Guru Aceh Raih Penghargaan Pantun ASEAN, Sabariah Sabet Dua Anugerah!

Selain itu, Diktis Kemenag juga menyiapkan dukungan untuk penelitian, penerbitan, dan pengabdian kepada masyarakat. Di sepanjang 2024, total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 62,5 miliar.

Dengan adanya dukungan ini, sektor Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litapdimas) di Direktorat PTKI berhasil meningkatkan jumlah penelitian secara signifikan.

“Lebih dari 500 judul penelitian telah diberikan kepada dosen di PTKI swasta, dan 135 judul untuk dosen di PTKI negeri,” tambahnya.

Dia juga menekankan bahwa peningkatan penelitian yang bereputasi baik, baik di tingkat nasional maupun internasional, turut memperkuat reputasi PTKIN di kancah global.

Baca Juga  Korupsi Dana CSR: KPK Geledah Kantor Bank Indonesia, Gubernur Terjerat?

Diktis terus berupaya untuk menyajikan pendidikan tinggi yang berkualitas, yang mampu menghasilkan generasi yang menguasai berbagai disiplin ilmu sesuai perkembangan zaman. Alumni diharapkan menjadi penjaga keimanan.

Hingga 2023, tercatat 1.026.189 mahasiswa terdaftar di PTKI, baik negeri maupun swasta, pada jenjang S1, S2, dan S3.

Tingginya minat masyarakat semakin memotivasi Diktis untuk berinovasi melalui berbagai terobosan, demi terwujudnya pendidikan tinggi keagamaan Islam yang berkualitas dan inklusif, serta berdaya saing untuk mencetak generasi unggul yang berintegritas dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Sumber: Kompas.com

Share :

Baca Juga

Pendidikan

IGORNAS Aceh Bagikan Informasi Beasiswa Negara Islam 2026 untuk Mahasiswa

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK

Ekonomi

AS Kembali Gunakan Kayu Bakar Setelah Penutupan Selat Hormuz

Pendidikan

warek III Lantik Sejumlah UKM Baru di Universitas Syiah Kuala

Pendidikan

Pernyataan ‘Cukup Saya WNI’ Picu Badai, Mendikti Tegaskan Integritas Harga Mati

Pendidikan

Beasiswa S1 ke Eropa, Impian Mahasiswa Indonesia Semakin Terjangkau

Ekonomi

Ditegur Mahkamah Agung, Trump Pilih Gaspol Perang Tarif

Ekonomi

Antara Tradisi dan Janji, Kisah Uang Meugang di Pendopo