Home / Olahraga

Minggu, 14 September 2025 - 10:19 WIB

Keolahragaan dalam Bingkai Syariat dan Adat, Kenapa Tidak?

Dr. Tgk. Muslem Hamdani, MA tengah berdiskusi bersama anggota Komisi VI DPRA mengenai gagasan keolahragaan dalam bingkai syariat dan adat. Pertemuan ini membahas pentingnya regulasi olahraga Islami di Aceh sebagai pijakan membangun generasi sehat, kuat, dan bermartabat

Dr. Tgk. Muslem Hamdani, MA tengah berdiskusi bersama anggota Komisi VI DPRA mengenai gagasan keolahragaan dalam bingkai syariat dan adat. Pertemuan ini membahas pentingnya regulasi olahraga Islami di Aceh sebagai pijakan membangun generasi sehat, kuat, dan bermartabat

Bidik24.com – Sabang – Olahraga selama ini dipandang sekadar aktivitas fisik, padahal jauh lebih luas: ia adalah wadah pembentukan karakter, mempererat silaturahmi, hingga sarana dakwah. Di Aceh, muncul gagasan menarik untuk menempatkan keolahragaan dalam bingkai syariat Islam dan adat istiadat. Menurut Dr. Tgk. Muslem Hamdani, MA, Tim Ahli Raqan Keolahragaan Komisi VI DPRA, gagasan ini bukanlah angan-angan, melainkan kebutuhan zaman.

Baca Juga  ESDM: Sumatera adalah Kunci untuk 34% Potensi Energi Bersih Indonesia!

Sejak awal, Islam telah mendorong umatnya agar kuat lahir batin. Nabi menganjurkan olahraga seperti memanah, berkuda, dan berenang, bukan semata untuk fisik, tetapi juga membentuk jiwa yang tangguh. Sementara itu, adat Aceh kaya dengan permainan tradisional—dari seumee hingga meuripee—yang sarat nilai kebersamaan. Jika keduanya dikolaborasikan, lahirlah wajah olahraga Aceh yang Islami, berbudaya, sekaligus modern.

Karena itu, Dr. Muslem menilai penting adanya Qanun Olahraga Islami di Aceh. Regulasi ini bukan hanya mengatur kompetisi dan prestasi, tetapi juga menjadikan olahraga sebagai wahana pendidikan moral, pelestarian budaya, serta penegakan syariat.

Baca Juga  Harga Emas Antam Merosot: Anjlok Rp 14.000! Peluang atau Ancaman?

“Olahraga yang berlandaskan syariat dan adat bukan sekadar mungkin diwujudkan, tapi juga mendesak. Inilah pijakan untuk membangun peradaban Aceh yang sehat, kuat, bermartabat, dan Islami,” tegasnya.

Share :

Baca Juga

Olahraga

Dari Aklamasi ke Arena Panas PORA, Iqbal Tak Punya Waktu untuk Gagal

Olahraga

Sidang Pleno I–II FOKSI Aceh Tuntas, Iskandar Kembali Terpilih sebagai Ketum 2026–2030

Olahraga

Kabaddi Aceh Laksanakan Musprov

Olahraga

Tak Terbendung! Tim MI Sapu Bersih Juara Voli HAB ke-80

Olahraga

KAMI FC Borong Juara 1–2 Turnamen Minisoccer HAB ke-80

Olahraga

Klasmen Sementara Petanque, Update 18 Nov 2025

Olahraga

Syawal, Pendatang Baru Neuheun Siap Bersinar di Pra PORA IV

Olahraga

Pengprov Petanque Aceh Siap 100 Persen Gelar Pra PORA 2025 di Gelanggang Petanque Sport Center USK