Bidik24.com – Jantho, Aceh Besar – Mawardi (47), seorang pria asal Gampong Beurangong, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, terpaksa dirawat di Rumah Sakit Cempaka Lima, Banda Aceh, setelah menjadi korban pembacokan pada Kamis malam, 12 Desember 2024. Pelaku, yang diketahui bernama NS alias Sigam Ubit (36), warga yang sama, tiba-tiba menyerang korban dengan golok di sebuah warung kopi di desa tersebut.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, melalui Kapolsek Kuta Baro, Iptu M Jabir, menjelaskan bahwa insiden ini bermula ketika Mawardi sedang duduk dan berbincang dengan temannya, Edi Gunawan, di warung kopi. Tanpa diduga, pelaku yang datang mendekati korban terlibat dalam sebuah cekcok yang diduga berasal dari kesalahpahaman antara keduanya.
“Perdebatan yang terjadi berujung pada pertengkaran, dan pelaku tiba-tiba mengambil golok yang ada di warung tersebut lalu menyerang korban,” ujar Iptu Jabir.
Akibat serangan tersebut, Mawardi menderita luka serius di beberapa bagian tubuhnya, termasuk tangan, punggung, dan bahu. Setelah aksi pembacokan, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian. Warga yang berada di sekitar lokasi segera menolong korban dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Hingga saat ini, pelaku belum berhasil ditangkap dan masih menjadi buron. Pihak kepolisian, melalui keluarga pelaku, telah meminta agar Sigam Ubit menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kapolsek Kuta Baro menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan pencarian dan berupaya menangkap pelaku secepat mungkin. “Kami sudah meminta keluarga pelaku untuk membujuknya agar menyerahkan diri. Pelaku harus bertanggung jawab atas tindakannya,” tambah Iptu Jabir.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, dan pihak kepolisian berkomitmen untuk mengungkap motif di balik peristiwa kekerasan tersebut.
sub tribun















