Home / Ekonomi

Senin, 3 Februari 2025 - 19:50 WIB

Pemerintah Dorong Pengecer LPG 3 Kg Menjadi Agen Resmi

Bidik24.com – Jakarta. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menanggapi kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait larangan pengecer menjual LPG 3 kilogram (kg). Hasan menjelaskan bahwa Kementerian ESDM justru berupaya mendorong pengecer untuk mendaftar sebagai agen resmi.

“Kementerian ESDM justru mendorong para pengecer ini mendaftar menjadi agen resmi,” ujar Hasan dalam keterangannya pada Senin (3/2).

Menurut Hasan, dengan mendaftarkan diri, para pengecer dapat diformalisasi sebagai agen resmi, sehingga distribusi LPG 3 kg dapat lebih terpantau dan tepat sasaran. “Pendistribusian elpiji 3 kg bisa di-tracking agar tepat sasaran,” tambahnya.

Baca Juga  Gas 3 Kg Kini Terjangkau: Bahlil Beraksi untuk Tekan Harga di Bawah Rp 20.000!

Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa mulai 1 Februari 2025, pengecer LPG 3 kg wajib mendaftarkan diri sebagai pangkalan resmi Pertamina.

“Yang pengecer itu, kami jadikan pangkalan, per 1 Februari,” jelas Yuliot.

Sebagai langkah implementasi, Kementerian ESDM mengharuskan pengecer untuk mendaftarkan nomor induk perusahaan mereka ke PT Pertamina agar bisa mendapatkan stok gas LPG 3 kg. Bagi yang belum memiliki nomor induk berusaha, pendaftaran dapat dilakukan melalui Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (Online Single Submission/OSS).

Baca Juga  Geger Aceh! Selebgram MD Terjerat Kasus Video Asusila, Karier dan Nama Baik di Ujung Tanduk

Pemerintah memberikan tenggat waktu satu bulan bagi pengecer untuk mendaftarkan diri sebagai pangkalan resmi LPG 3 kg, guna memastikan distribusi yang lebih teratur dan terkendali.

Sub. Cnnindonesia

Share :

Baca Juga

Ekonomi

14 Bank Tutup Sepanjang 2026, Terbaru BPR Pasarraya Kuta di Bali Dicabut Izinnya

Ekonomi

Usai Dicopot Jadi Menkeu, Putra Purbaya: Bapak Bisa Tidur Nyenyak Lagi dan Balik Jadi Trader

Ekonomi

Konflik Timur Tengah Memanas, Pertamina Sebut Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu per Liter

Ekonomi

Bill Gates Peringatkan Jutaan Pekerjaan Terancam AI: Dunia Belum Siap Hadapi Disrupsi

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK

Ekonomi

AS Kembali Gunakan Kayu Bakar Setelah Penutupan Selat Hormuz

Ekonomi

Ditegur Mahkamah Agung, Trump Pilih Gaspol Perang Tarif