Home / Ekonomi

Selasa, 4 Februari 2025 - 23:27 WIB

Prabowo Perintahkan: Hidupkan Kembali Pengecer LPG 3 Kg untuk Kesejahteraan Rakyat!

Gambar ini mencerminkan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penyediaan bahan bakar yang terjangkau

Gambar ini mencerminkan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penyediaan bahan bakar yang terjangkau

Bidik24.com – DPR dan Pemerintah telah berkoordinasi terkait aspirasi publik mengenai gas LPG 3 kg. Sebagai hasilnya, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mengaktifkan kembali pengecer gas LPG 3 Kg.

“Presiden Prabowo telah menginstruksikan Menteri ESDM untuk menghidupkan kembali pengecer LPG 3 Kg sambil mengatur agar pengecer berfungsi sebagai agen sub pangkalan secara bertahap,” ungkap Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan pada Selasa (4/2/2025).

Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu juga menekankan bahwa Prabowo memerintahkan kementerian untuk memastikan bahwa pengecer tidak menjual LPG dengan harga yang terlalu tinggi kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya ketertiban di kalangan pengecer.

“Selanjutnya, kami akan memproses administrasi dan lainnya, sehingga harga LPG yang dijual oleh pengecer sebagai agen sub pangkalan tetap terjangkau bagi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga  Ekspor Kekayaan Alam: Dollar yang Diparkir di RI Diprediksi Mencapai Rp 226 Triliun! Apa Artinya untuk Ekonomi Kita?

Diketahui bahwa pemerintah telah membatasi penyaluran LPG 3 Kg hingga tingkat pangkalan, sehingga masyarakat harus membeli gas tersebut langsung dari pangkalan. Kebijakan ini mendapatkan perhatian dari anggota DPR di Senayan, Jakarta.

Akibat wacana tersebut, warga kini harus membeli LPG 3 Kg di pangkalan karena tidak tersedia di pengecer atau warung. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa situasi ini bukanlah tanda kelangkaan LPG 3 Kg.

“Kelangkaan LPG sebenarnya tidak ada. Kenapa? Karena kebutuhan dari tahun 2024 ke 2025 volumenya tetap sama, dan kami sudah menyiapkannya,” kata Bahlil kepada wartawan di Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (2/2).

Baca Juga  Pajak Kendaraan Bermotor Baru Berlaku Mulai 5 Januari 2025

Bahlil juga menyebutkan bahwa pemerintah sedang merancang peraturan untuk mengubah status pengecer menjadi pangkalan, sehingga masyarakat dapat membeli dengan harga yang wajar.

Sementara itu, Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah berusaha merapikan penerima subsidi LPG 3 Kg.

“Pertama-tama, semua harus dirapikan. LPG 3 Kg ini mendapatkan subsidi dari pemerintah,” kata Prasetyo di gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta Pusat, pada Sabtu (1/2).

Prasetyo berharap agar penerima LPG 3 Kg adalah pihak-pihak yang berhak. Ia menegaskan bahwa kebijakan untuk menghilangkan pengecer LPG 3 Kg bukanlah untuk menyulitkan masyarakat.

“Kami hanya ingin merapikan semuanya, agar subsidi lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Sumber: detik.com

Share :

Baca Juga

Ekonomi

14 Bank Tutup Sepanjang 2026, Terbaru BPR Pasarraya Kuta di Bali Dicabut Izinnya

Ekonomi

Usai Dicopot Jadi Menkeu, Putra Purbaya: Bapak Bisa Tidur Nyenyak Lagi dan Balik Jadi Trader

Ekonomi

Konflik Timur Tengah Memanas, Pertamina Sebut Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu per Liter

Ekonomi

Bill Gates Peringatkan Jutaan Pekerjaan Terancam AI: Dunia Belum Siap Hadapi Disrupsi

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK

Ekonomi

AS Kembali Gunakan Kayu Bakar Setelah Penutupan Selat Hormuz

Ekonomi

Ditegur Mahkamah Agung, Trump Pilih Gaspol Perang Tarif