Bidik24.com – Jakarta – Fenomena perburuan Koin Jagat kini tengah mencuri perhatian di media sosial, menjadi tren viral yang menarik minat warga dari berbagai penjuru. Tak hanya warga Jakarta, bahkan mereka yang berasal dari luar kota seperti Bogor, rela menempuh perjalanan jauh untuk berburu koin di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Pada Minggu (12/1/2025), di salah satu taman di SCBD, terlihat warga dari beragam usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sibuk mencari koin yang tersembunyi di antara semak, pohon, dan rerumputan. Mereka tampak antusias, sembari membuka aplikasi di ponsel mereka untuk memastikan keberadaan koin yang dicari. Aplikasi tersebut membantu para pencari dengan menunjukkan lokasi-lokasi tertentu di sekitar mereka.
Salah seorang pencari koin, Tangguh (26), asal Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengungkapkan bahwa ia sudah lima hari terakhir aktif berburu Koin Jagat. Ia bercerita bahwa teman dekatnya pernah mendapatkan hadiah senilai Rp10 juta dari perburuan ini. Temannya itu bahkan mengirimkan bukti transferan uang dan tangkapan layar koin yang berhasil didapatkan. “Teman saya pernah dapat Rp10 juta, dia dapat di GBK (Gelora Bung Karno), dia ngasih screenshot koinnya, screenshot juga transferan duitnya, masa saya nggak percaya,” ungkap Tangguh yang semakin termotivasi untuk berburu koin setelah mendengar cerita temannya.
Tangguh mengaku terkadang harus menghabiskan waktu hingga lima jam dalam satu kali pencarian. “Kemarin saya nyari di GBK, 5 jam, sudah dapat 7 clue, tapi nggak dapat apa-apa, susah banget,” katanya. Meski begitu, ia tetap melanjutkan perburuan karena merasa tertantang dan penasaran. Selain itu, ia merasa berburu Koin Jagat juga membawa keuntungan lain, yaitu memperluas jaringan pertemanan. “Saya juga orangnya suka bergaul, jadi suka aja nambah teman banyak. Kalau lagi nyari, suka ngobrol sama yang lain yang lagi nyari, kan seru,” ujar Tangguh.
Namun, tidak semua pencari Koin Jagat beruntung. Seperti yang dialami oleh F, seorang warga dari Pakansari, Bogor, yang datang bersama teman-temannya. Meskipun mereka sudah menempuh perjalanan jauh, mereka justru merasa kecewa karena dilarang oleh petugas keamanan untuk mencari koin di kawasan tersebut. “Belum dapet (koin), malah diusir dari tadi, diusir Satpam. Jauh-jauh ke sini padahal kita, (dari) Pakansari, Bogor,” kata F dengan wajah kecewa. Namun, rasa penasaran tetap mendorongnya untuk mencoba peruntungan. “Ya penasaran aja, iseng-iseng aja, lumayan juga kalau dapet,” tuturnya.
Sementara itu, Alvi (28), warga Pulogadung, Jakarta Timur, mengaku sudah tiga hari terakhir mencari Koin Jagat di SCBD. “Udah tiga hari nyari koin. Penasaran aja, baru tiga hari ini nyari beneran,” katanya. Ia mengungkapkan rasa ingin tahu yang mendalam mengenai permainan ini dan bersemangat untuk mencoba keberuntungan.
Perburuan Koin Jagat menjadi semakin populer berkat media sosial, khususnya TikTok, yang kini memfasilitasi tren ini. Koin Jagat sendiri adalah permainan yang mirip dengan konsep treasure hunt atau berburu harta karun di dunia nyata. Pemain dapat mengumpulkan koin-koin virtual yang tersebar di berbagai lokasi dengan bantuan aplikasi yang dapat diunduh di ponsel. Koin-koin yang terkumpul nantinya bisa ditukar dengan uang tunai.
Permainan ini menggunakan aplikasi sebagai platform utama, namun sebagian besar proses pencarian dilakukan secara offline di berbagai titik lokasi yang ditunjukkan dalam aplikasi. Fenomena Koin Jagat semakin menunjukkan bagaimana teknologi dan tren media sosial dapat menciptakan peluang baru bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam aktivitas yang menghibur sekaligus berpotensi menguntungkan.
Sub detik.com















