Bidik24.com – Banda Aceh, 1 Juli 2025 — Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan, Wakil Gubernur Aceh H. Fadlullah, S.E., hari ini menerima secara resmi audiensi jajaran pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh. Pertemuan yang telah lama direncanakan ini akhirnya terlaksana di ruang khusus Wakil Gubernur Aceh, menandai babak baru sinergi antara Pemerintah Aceh dan komunitas radio komunikasi terbesar di provinsi ini.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua RAPI Aceh Rahmat Thalib (JZ01BIR), Faisal Samsoeriadi (JZ01BIN), Muhammad Iqbal (JZ01BZQ), serta dua rekan BZQ lainnya, Reza Aulia dan M. Zain, yang dalam waktu dekat akan secara resmi menjadi bagian dari keluarga besar RAPI Aceh.
Pertemuan ini berlangsung dengan nuansa positif dan penuh keakraban. Wagub Aceh secara terbuka menyambut rombongan RAPI yang telah lama dijadwalkan untuk bertatap muka langsung. Namun, karena padatnya jadwal kedua belah pihak, agenda ini sempat beberapa kali tertunda. Hari ini menjadi momen yang tepat untuk merealisasikan niat baik tersebut.
Dalam sesi pembicaraan, Ketua RAPI Aceh menyampaikan undangan resmi kepada Wakil Gubernur untuk hadir dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) sekaligus Pelantikan Satgas RAPI Aceh, yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 Juli 2025. Kegiatan besar ini akan menghadirkan seluruh Ketua RAPI dari 23 kabupaten/kota se-Aceh serta pengurus nasional RAPI, menjadikannya sebagai momentum strategis dalam memperkuat jaringan komunikasi tanggap bencana di seluruh Aceh.

Wakil Gubernur menyambut baik rencana tersebut dan secara langsung mencatat jadwal kegiatan di agenda pribadinya. Beliau mengapresiasi komitmen dan dedikasi RAPI Aceh dalam memperkuat jaringan informasi dan pelayanan sosial di masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan kebencanaan.
Tak hanya itu, Ketua RAPI juga menyampaikan laporan mengenai status penggunaan sekretariat TARASA yang saat ini dikelola oleh RAPI Aceh di bawah koordinasi Dinas Pariwisata. Di tangan RAPI, sekretariat ini telah ditata dengan rapi dan dimanfaatkan secara maksimal sebagai pusat koordinasi kegiatan dan komunikasi darurat.
Dalam dialog tersebut, Ketua RAPI turut menyinggung peran vital organisasi dalam menyampaikan informasi akurat dan cepat, khususnya dalam kejadian darurat. Salah satu contoh nyata adalah tragedi baru-baru ini di pesisir Pantai Lhoknga, Aceh Besar, di mana dua bocah sekolah dasar dilaporkan tenggelam. RAPI menjadi salah satu pihak pertama yang mengabarkan kejadian itu kepada mitra-mitra penanggulangan bencana seperti SAR dan BPBD, yang kemudian segera turun ke lokasi. Peristiwa tersebut menegaskan bahwa RAPI bukan hanya komunitas radio, tetapi juga garda terdepan dalam pelayanan sosial masyarakat.
Wakil Gubernur memberikan respon positif terhadap pemaparan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung setiap kegiatan produktif yang dijalankan oleh RAPI. Ia menyampaikan bahwa peran RAPI sangat penting, terlebih di provinsi dengan risiko bencana tinggi seperti Aceh.
“Kami sangat menghargai dedikasi RAPI dalam menjaga komunikasi darurat dan kepedulian sosialnya terhadap masyarakat. Pemerintah siap mendukung setiap langkah positif RAPI,” ujar Wagub H. Fadlullah, S.E., di akhir pertemuan.
Pertemuan ini menandai semangat baru antara pemerintah dan relawan komunikasi Aceh. Kolaborasi ini diharapkan terus tumbuh, bukan hanya dalam bidang komunikasi darurat, tetapi juga dalam membangun ketahanan masyarakat Aceh yang lebih tangguh, siap menghadapi tantangan zaman, serta tetap solid dalam semangat kebersamaan.
Laporan Bidik24.com















