Home / Peristiwa

Kamis, 9 Januari 2025 - 11:57 WIB

Longsor Besar di Pidie: Jalan Nasional Lumpuh, Rumah Warga Terancam!

Material longsor berupa tanah dan batu menutupi badan jalan nasional Tangse-Meulaboh, memutus akses transportasi dua arah. Warga berusaha membuat saluran air untuk mencegah lumpur masuk ke rumah mereka

Material longsor berupa tanah dan batu menutupi badan jalan nasional Tangse-Meulaboh, memutus akses transportasi dua arah. Warga berusaha membuat saluran air untuk mencegah lumpur masuk ke rumah mereka

Bidik24.com, Sigli– Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Pidie dan sekitarnya pada Rabu (8/1/2025) sore hingga malam hari menyebabkan longsor besar di kawasan Dusun Kuala Krueng, Gampong Pulo Baro, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.45 WIB dan menyebabkan tanah longsor menutupi badan jalan nasional yang menghubungkan Tangse dan Meulaboh, memutuskan akses transportasi dari kedua arah secara total.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Serambi, longsor terjadi akibat tanah tebing di pinggir jalan runtuh secara tiba-tiba. Runtuhan tersebut disebabkan oleh derasnya air hujan yang mengguyur kawasan pegunungan Tangse. Dorongan air hujan yang melimpah membuat tanah bercampur lumpur dan material batu kecil runtuh ke jalan, menutupi badan jalan dengan ketebalan material yang cukup signifikan. Tidak hanya itu, material lumpur dan air juga sempat mengalir ke rumah warga yang berada di sekitar lokasi longsor.

Baca Juga  Dua Remaja Nekat Curi Fasilitas Sekolah, LKGN Ungkap Aksi Berkat Rekaman CCTV!

Melihat kondisi tersebut, warga setempat berusaha mencegah kerusakan lebih lanjut dengan menggunakan cangkul untuk membuat saluran air. Tujuannya adalah agar aliran air bercampur lumpur dapat dialirkan ke tempat yang lebih rendah, sehingga tidak semakin banyak merendam rumah mereka.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie, Ir. Ali Basyah, menjelaskan bahwa longsor terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut. “Material longsor berupa tanah lumpur dan batu menutupi badan jalan akibat tanah tebing yang tidak mampu menahan tekanan air hujan. Namun, saya belum bisa memastikan berapa meter material longsor yang menutupi jalan,” katanya kepada Serambi pada Rabu malam.

Ir. Ali Basyah juga menambahkan bahwa longsor ini tidak hanya mengganggu akses jalan, tetapi juga berdampak pada rumah-rumah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga saat ini pihaknya masih belum dapat memastikan jumlah rumah yang terdampak. “Saya belum bisa memberikan angka pasti terkait rumah yang terkena dampak. Kami harus memastikan data yang ada agar tidak terjadi kesalahan informasi,” ujarnya.

Baca Juga  Pembukaan Seleksi CPNS 2025: Presiden Prabowo Siapkan Ribuan Posisi Kosong

Untuk mengatasi kondisi darurat tersebut, satu unit alat berat dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) telah dikerahkan ke lokasi kejadian. Alat berat tersebut diharapkan dapat segera membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan, sehingga akses jalan nasional Tangse-Mane, Geumpang, hingga Meulaboh dapat kembali normal.

“Kami berharap proses pembersihan ini bisa berjalan cepat agar jalan dapat kembali dilalui kendaraan pada malam ini,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan menghadapi ancaman bencana alam, khususnya di daerah rawan longsor seperti kawasan pegunungan Tangse.

Sub Serambinews.com

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Gila! Iran Siap Hancurkan Pasukan AS di Darat?

Peristiwa

Iran Tolak Negosiasi AS, Ajukan 5 Syarat Damai Krusial

Peristiwa

AS–Iran Memanas, Trump Tiba-Tiba Tahan Serangan

Peristiwa

Kapal Induk AS USS Gerald R. Ford Terbakar, Ratusan Pelaut Terdampak—Akan Berlabuh di Yunani

Peristiwa

Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD

Peristiwa

Peran Intelijen CIA dalam Pembunuhan Ayatollah Khamenei yang Mengguncang Iran

Peristiwa

Warga Resah Anjing Liar Berkeliaran, DPRK Banda Aceh Dorong Langkah Tegas

Peristiwa

Dedi Mulyadi Instruksikan Relokasi Korban Longsor, Fokus Keselamatan Warga