Home / Opini

Minggu, 12 Januari 2025 - 14:41 WIB

1.057 Pasukan TNI-Polri Siaga! Operasi Pengamanan Freeport di Mimika Jadi Benteng NKRI

Kapolda Papua Irjen Pol Patrige R. Renwarin memberikan arahan kepada personel Satgas Amole di posko MP 39 Timika, dalam upaya menjaga keamanan wilayah operasional PT Freeport Indonesia di Mimika, Papua Tengah

Kapolda Papua Irjen Pol Patrige R. Renwarin memberikan arahan kepada personel Satgas Amole di posko MP 39 Timika, dalam upaya menjaga keamanan wilayah operasional PT Freeport Indonesia di Mimika, Papua Tengah

Bidik24.com, Jayapura – Sebanyak 1.057 personel gabungan TNI dan Polri, yang tergabung dalam Satgas Amole, dikerahkan untuk menjaga keamanan wilayah operasional PT Freeport Indonesia yang terletak di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Dari jumlah tersebut, tercatat 286 personel merupakan anggota TNI, sementara sisanya berasal dari Polri. Mereka dijadwalkan bertugas selama enam bulan penuh untuk memastikan stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Kapolda Papua Tinjau Langsung Posko Satgas Amole

Pada Minggu (12/1/2025), Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige R. Renwarin, melakukan kunjungan langsung ke posko Satgas Amole yang berlokasi di MP 39 Timika. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan arahan dan semangat kepada para personel yang bertugas.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya kewaspadaan dan dedikasi dalam melaksanakan tugas. “Tugas yang kita emban ini adalah tugas mulia. Kita tidak hanya menjaga keamanan di wilayah strategis, tetapi juga berkontribusi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.

Tantangan di Lapangan dan Pentingnya Kerja Sama Tim

Kapolda juga mengingatkan bahwa situasi di lapangan tidaklah mudah. Tantangan yang dihadapi bisa datang kapan saja, baik dalam bentuk ancaman keamanan maupun kondisi geografis yang sulit. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga kesiapan fisik dan mental selama menjalankan tugas.

Baca Juga  Kejatuhan Drastis Bernard Arnault: Dari Orang Terkaya Dunia ke Peringkat Lima, Kekayaan Susut Rp 518 Triliun!

“Keberhasilan dalam menjaga keamanan tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga pada kekompakan tim. Oleh karena itu, rekan-rekan harus menjadikan anggota lainnya sebagai saudara. Kita semua adalah bagian dari satu tim yang memiliki tujuan bersama,” kata Irjen Pol Patrige.

Kapolda juga menekankan pentingnya menghindari konflik internal yang dapat merusak keharmonisan tim. “Hindari perselisihan atau kesalahpahaman yang dapat mengganggu kerja sama. Fokus pada tugas dan selalu jaga komunikasi yang baik dengan rekan-rekan satu tim,” tambahnya.

Pendampingan oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital

Selama kunjungannya, Kapolda Papua didampingi oleh Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Papua, Kombes Dede Alamsyah. Pendampingan ini menunjukkan komitmen pihak kepolisian dalam memastikan bahwa keamanan di wilayah operasional PT Freeport Indonesia tetap terkendali.

Baca Juga  Eksplorasi Masjid-Masjid Megah Indonesia: Wisata Religi yang Memukau dan Sarat Makna!

Operasional PT Freeport Indonesia merupakan salah satu kawasan strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga keamanan di wilayah tersebut menjadi prioritas utama. Penempatan Satgas Amole adalah bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas keamanan, baik bagi masyarakat setempat maupun perusahaan.

Melalui kerja sama antara TNI dan Polri, diharapkan keberadaan Satgas Amole dapat menciptakan situasi yang kondusif dan mendukung kelancaran operasional PT Freeport Indonesia di Mimika.

Penekanan pada Integritas dan Profesionalisme

Kapolda Papua juga memberikan pesan penting kepada seluruh personel untuk tetap menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme selama menjalankan tugas. “Setiap tindakan yang kalian lakukan harus mencerminkan dedikasi dan tanggung jawab sebagai abdi negara. Kita berada di sini bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tutupnya.

Keberadaan Satgas Amole diharapkan mampu menciptakan keamanan jangka panjang di wilayah Mimika, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi stabilitas di Papua Tengah secara keseluruhan.

Sub Antaranews.com

Share :

Baca Juga

Opini

Technology in Education: Tool or Trap

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Opini

Kamu Terlalu Sibuk Dengan Doamu 5 Tahun ke Depan, Padahal Saat Ini Adalah Doamu 5 Tahun Lalu yang Kau Langitkan

Opini

Puasa Bukan Alasan Tubuh Lelah Massage Bisa Menjadi Jawabannya

Opini

Mengapa 10 Hari Terakhir Ramadhan Bisa Lebih Sehat dari Program Diet Modern

Opini

Negeriku Dilanda Bencana

Opini

Om Khai Kecam Bupati Aceh Selatan ke Luar Negeri di Masa Bencana

Opini

Teachers Are No Longer the Primary Source of Knowledge: So What Is Their Role in the AI Era?