Home / Berita / Bisnis / Budaya / Ekonomi / Energi / Industri / Infrastruktur / Kesehatan / Lokal / Opini / Peristiwa / Properti

Rabu, 11 Desember 2024 - 09:40 WIB

“Tukar Sampah Jadi Internet Gratis! Aceh Tamiang Tawarkan Solusi Cerdas untuk Masalah Lingkungan”

"Pj Sekda Aceh Tamiang, Tri Kurnia, bersama pejabat daerah lainnya meresmikan Taman SPIN (Sampah for Internet) di Kampung Kesehatan, sebuah inovasi yang mengintegrasikan pengelolaan sampah dengan akses internet gratis untuk masyarakat, Selasa (10/12/2024)."

Bidik24.com, KUALASIMPANG – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang meluncurkan inovasi penanganan sampah dengan mendirikan Taman SPIN (Sampah for Internet) di Kampung Kesehatan. Warga yang membawa sampah anorganik ke taman edukasi ini dapat menikmati akses internet gratis. Program ini diresmikan pada Selasa (10/12/2024) oleh Pj Sekda Aceh Tamiang, Tri Kurnia, didampingi beberapa pejabat daerah, seperti Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Catur Haryati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Syurya Luthfi, Camat Karangbaru, Fakhrurrazi, dan Datok Kampung Kesehatan, Syariful Alam.

Taman ini terletak di ruang terbuka hijau Kampung Kesehatan, bersebelahan dengan RSUD Muda Sedia. Tri Kurnia mengapresiasi program ini karena memadukan solusi pengelolaan sampah dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus membuka peluang literasi digital. “Kita coba inovasi yang menggabungkan pengelolaan sampah dengan kemakmuran rakyat,” ujarnya, sembari menekankan pentingnya kesadaran warga untuk bijak mengelola sampah, mengingat TPA Kampung Durian sudah hampir penuh.

Baca Juga  Innova Reborn Masih Laku Keras, Tapi Bayang-Bayang Pensiun Mulai Terasa

Syurya Luthfi menjelaskan, Aceh Tamiang merupakan daerah kedua di Indonesia yang mengintegrasikan pengelolaan sampah dengan internet, setelah Jawa Barat. Program ini diharapkan mengubah pola pikir masyarakat agar melihat sampah sebagai aset bernilai ekonomi. Sampah anorganik yang dibawa ke Taman SPIN akan ditimbang, kemudian ditukar dengan voucher internet berkecepatan 200 Mbps, yang dapat digunakan selama 2-3 jam.

Baca Juga  Misteri Pagar Laut 30 Kilometer di Tangerang: Siapa Dalang di Baliknya?

Pada hari pertama operasionalnya, Taman SPIN menarik antusiasme warga. Sebanyak 13 kilogram sampah berhasil dikumpulkan. Datok Penghulu Kampung Kesehatan, Syariful Alam, menjelaskan bahwa hanya sampah bernilai ekonomis yang dapat ditukar dengan voucher. Syarat minimal adalah 2 kilogram sampah untuk mendapatkan akses internet.

Program ini tidak hanya menjadi solusi masalah sampah, tetapi juga membuka peluang pendidikan digital bagi masyarakat. Syariful berharap, warga menggunakan fasilitas ini secara positif, terutama untuk mendukung kegiatan belajar dan pendidikan.

Sum : SERAMBINEWS.COM

Share :

Baca Juga

Bisnis

Harga Sawit Anjlok, Wamentan Identifikasi 139 Pabrik yang Diduga Mainkan Harga TBS

Bisnis

Tarif Listrik Tidak Naik Selama 3 Tahun, Benarkah? Ini Faktanya

Opini

Technology in Education: Tool or Trap

Berita

Resmi Dilantik, Tuha Peut Neuheun Siap Awasi dan Benahi Tata Kelola Gampong

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Peristiwa

Gila! Iran Siap Hancurkan Pasukan AS di Darat?

Peristiwa

Iran Tolak Negosiasi AS, Ajukan 5 Syarat Damai Krusial

Peristiwa

AS–Iran Memanas, Trump Tiba-Tiba Tahan Serangan