Home / Ekonomi

Minggu, 22 Desember 2024 - 20:43 WIB

Airlangga: QRIS Bebas PPN, Bisa Dipakai di ASEAN!

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa QRIS kini dapat digunakan di berbagai negara ASEAN tanpa dikenakan PPN 12%, dalam acara peluncuran EPIC Sale APRINDO di Tangerang.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa QRIS kini dapat digunakan di berbagai negara ASEAN tanpa dikenakan PPN 12%, dalam acara peluncuran EPIC Sale APRINDO di Tangerang.

Bidik24.com – Jakarta. Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa QRIS kini dapat digunakan di sejumlah negara ASEAN, seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Ia juga menegaskan bahwa transaksi menggunakan QRIS dan e-Money tidak dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12%.

Hal tersebut disampaikan Airlangga dalam acara peluncuran EPIC Sale APRINDO di kawasan Alam Sutera, Tangerang, pada Jumat (22/12/2024).

Baca Juga  Program Magang Kemdiktisaintek 2025: Gerbang Emas Menuju Karier Gemilang

“QRIS bisa digunakan di berbagai negara lain di ASEAN, termasuk Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Jadi kalau ke sana pun bisa pakai QRIS tanpa dikenakan PPN,” ungkap Airlangga.

Ia menambahkan, penggunaan e-Toll untuk pembayaran transportasi juga bebas dari PPN.

“Transportasi, termasuk e-Toll, tidak dikenakan PPN. Jadi, untuk tol dan yang terkait lainnya, tidak ada tambahan pajak,” jelasnya.

Baca Juga  Aceh: Menyatukan Syariat Islam dan Inovasi untuk Membangun Masa Depan yang Lebih Gemilang

Airlangga juga menyebut bahwa hingga saat ini ia belum menerima daftar lengkap produk-produk yang dikenakan PPN 12%. Penentuan daftar tersebut sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kementerian Keuangan.

“Saya belum menerima daftar barang mewah dari Bu Sri Mulyani,” ujar Airlangga sambil tersenyum saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (12/12).

sub detikcom

Share :

Baca Juga

Ekonomi

USK Perkuat Hilirisasi MaKaFeed melalui Pelatihan Usaha Maggot di Kuta Ateuh

Ekonomi

USK Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Maggot dan MaKaFeed di Sabang

Ekonomi

14 Bank Tutup Sepanjang 2026, Terbaru BPR Pasarraya Kuta di Bali Dicabut Izinnya

Ekonomi

Usai Dicopot Jadi Menkeu, Putra Purbaya: Bapak Bisa Tidur Nyenyak Lagi dan Balik Jadi Trader

Ekonomi

Konflik Timur Tengah Memanas, Pertamina Sebut Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu per Liter

Ekonomi

Bill Gates Peringatkan Jutaan Pekerjaan Terancam AI: Dunia Belum Siap Hadapi Disrupsi

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK