Home / Berita / Cuaca / Infrastruktur / Kesehatan / Peristiwa

Jumat, 6 Desember 2024 - 22:27 WIB

“Banjir Bandang Sukabumi: 7 Orang Hilang, BNPB Kerahkan Segala Upaya!”

"Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban banjir bandang di Sukabumi, dengan tujuh orang masih dinyatakan hilang."

Bidik24.com, Sukabumi – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa hingga saat ini masih ada tujuh orang yang dinyatakan hilang akibat banjir bandang di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, memberikan arahan kepada tim SAR gabungan untuk mengintensifkan upaya pencarian.

“Dengan laporan adanya korban yang masih hilang, saya minta tim SAR gabungan untuk mengoptimalkan pencarian di lapangan. Jika diperlukan, gunakan alat berat,” kata Suharyanto dalam pernyataan resmi BNPB, Jumat (6/12/2024).

Korban Jiwa dan Hilang
Menurut data sementara per Jumat (6/12) pukul 09.00 WIB, banjir bandang ini telah menelan lima korban jiwa yang masing-masing bernama Aden Dafa, Ade Wahyu, Elma Ayunda, Sahroni, dan Dadang. Dari lima korban tersebut, empat berasal dari Kecamatan Simpenan dan satu dari Kecamatan Ciemas. Sementara itu, tujuh orang lainnya masih belum ditemukan.

Baca Juga  Revolusi Digital Masjid! Islamic Digital Fest 2024 Buka Jalan Transformasi Dakwah Modern

Suharyanto menekankan pentingnya optimalisasi operasi pencarian, mengingat periode “golden time” pencarian korban adalah tujuh hari. Jika setelah tujuh hari korban masih belum ditemukan, ia meminta pemerintah daerah dan tim SAR untuk berdiskusi dengan keluarga korban.

“Jika setelah tujuh hari belum ditemukan, pemerintah daerah bersama tim SAR harus menemui ahli waris untuk bermusyawarah. Jika mereka masih ingin melanjutkan pencarian, maka kita akan terus berupaya semaksimal mungkin,” jelasnya.

Baca Juga  Dugaan Mengejutkan: Hana Hanifah Terima Uang Hasil Korupsi Ratusan Juta!

Upaya Pemulihan dan Logistik
Selain operasi pencarian, upaya pembangunan jembatan darurat bailey terus dilakukan untuk memulihkan akses dan mobilitas warga terdampak. Suharyanto juga memberikan instruksi agar jalur distribusi logistik tetap dibuka, bahkan jika akses utama terganggu.

“Jika jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, gunakan roda dua. Jika roda dua tidak memungkinkan, maka harus ditempuh dengan jalan kaki, karena warga yang terdampak sangat membutuhkan bantuan logistik,” tegas Suharyanto.

Dengan upaya pencarian korban dan pemulihan akses, BNPB berkomitmen untuk terus mendukung warga terdampak hingga kondisi kembali normal.

Sum : detik.com

Share :

Baca Juga

Peristiwa

36 Ribu Kades Minta Masa Jabatan Dilanjutkan Tanpa Pilkades, DPR Janji Tindak Lanjuti Aspirasi

Peristiwa

Iran Serang Pangkalan AS di Yordania Setelah 5 Kapal Tankernya Dihantam

Kesehatan

Kini Cek Desil dan Status Bansos Bisa Lewat HP, Begini Caranya

Peristiwa

8 WNI Disebut Direkrut Jadi Tentara Rusia, Ini Daftar Nama dan Fakta Terbarunya

Peristiwa

Nepal Dilanda Banjir Dahsyat, PM Balen Shah Tolak Tim SAR Asing. Ada Apa di Balik Keputusan Ini?

Peristiwa

Massa AMPB dan Ojol Bertahan di Depan Gedung DPR, Persiapan Aksi 27 Agustus

Berita

MIN 20 Aceh Besar Terima Bantuan Galon Air Isi Ulang dari DLH Aceh Besar sebagai Sekolah Adiwiyata Terpilih Tahun 2026

Peristiwa

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Selat Hormuz Jadi Fokus Perundingan di Qatar