Home / Ekonomi

Sabtu, 7 Desember 2024 - 12:27 WIB

Banjir Hebat di Aceh Selatan! Jembatan Ambruk, Warga Terisolasi

Dok. dari atas pemukiman warga

Dok. dari atas pemukiman warga

Bidik24.com – Aceh. Banjir akibat luapan Sungai Lawe Soraya di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, menggenangi pemukiman warga di Kecamatan Trumon Tengah dan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, pada Jumat (6/12/2024).

Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, banjir tidak hanya merendam sejumlah gampong di Aceh Selatan tetapi juga merusak jembatan yang menghubungkan Gampong Titi Poben, Kecamatan Trumon Timur, Aceh Selatan, dengan Suak Jampak, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, H. Zainal, menjelaskan bahwa banjir ini disebabkan oleh meluapnya Sungai Lawe Soraya di Kecamatan Sultan Daulat, Subulussalam, yang kemudian berdampak pada daerah sekitar perbatasan tersebut.

Akibat banjir dan putusnya jembatan, akses antara Kecamatan Trumon Timur di Aceh Selatan dan Kecamatan Rundeng di Kota Subulussalam terputus. Hal ini menyulitkan mobilitas warga, termasuk untuk mendapatkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok.

Baca Juga  Bukalapak Berhenti Jual Produk Fisik PHK Karyawan dan Fokus ke Produk Virtual

BPBD Aceh Selatan terus memantau situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi dampak banjir, termasuk upaya evakuasi warga yang terdampak. “Kami sedang mengupayakan langkah darurat untuk membantu warga, termasuk membangun akses sementara dan menyalurkan bantuan,” kata H. Zainal.

Luapan Sungai Lawe Soraya juga mengakibatkan kerusakan di beberapa titik, dengan air yang masih menggenangi rumah-rumah warga. Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah tersebut.

BPBD juga mengingatkan warga untuk segera melaporkan jika ada kebutuhan mendesak atau kondisi darurat di wilayah masing-masing. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan sudah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi, mendistribusikan bantuan, serta melakukan asesmen terhadap kerusakan yang terjadi.

Baca Juga  Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Tak Hadiri Sidang Perdana Pemakzulan di MK

Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa, namun sejumlah warga dilaporkan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Posko darurat telah didirikan untuk menampung para pengungsi dan menyediakan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan layanan kesehatan.

Sementara itu, jembatan yang putus menjadi perhatian utama pemerintah daerah karena merupakan jalur vital penghubung antarwilayah. “Perbaikan jembatan akan menjadi prioritas setelah kondisi banjir mereda,” tambah Zainal.

Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati, menghindari lokasi yang berisiko, dan mematuhi arahan dari pihak berwenang selama kondisi darurat ini berlangsung.

Sum.acehstory

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK

Ekonomi

AS Kembali Gunakan Kayu Bakar Setelah Penutupan Selat Hormuz

Ekonomi

Ditegur Mahkamah Agung, Trump Pilih Gaspol Perang Tarif

Ekonomi

Antara Tradisi dan Janji, Kisah Uang Meugang di Pendopo

Ekonomi

Kabur ke Luar Negeri, Riza Chalid Resmi Berstatus Buronan Internasional

Ekonomi

Ketua KPK Tanggapi Klaim Noel soal Menkeu Purbaya: Kami Hanya Berpegang pada Fakta Persidangan

Ekonomi

Emas Menggila! Antam Cetak Rekor, Semua Merek Kompak Naik