Home / Peristiwa

Jumat, 17 Januari 2025 - 09:26 WIB

Gencatan Senjata Belum Dimulai Gaza Terus Dibombardir

Warga Gaza berjuang di tengah reruntuhan akibat serangan udara yang terus berlanjut

Warga Gaza berjuang di tengah reruntuhan akibat serangan udara yang terus berlanjut

Bidik24.com – Jakarta. Serangan militer Israel ke wilayah Gaza terus berlanjut, mengakibatkan puluhan korban jiwa setiap harinya, meskipun gencatan senjata telah diumumkan sebelumnya.

Berdasarkan laporan CNN, otoritas setempat mengungkapkan bahwa pengeboman intensif terjadi tanpa henti pada Rabu (15/1) dan Kamis (16/1). Akibatnya, setidaknya 77 orang tewas, termasuk 21 anak-anak dan 25 perempuan.

Di sisi lain, Israel menunda pemungutan suara kabinet terkait perjanjian gencatan senjata, sembari menuduh Hamas melanggar sebagian kesepakatan. Namun, Hamas menegaskan komitmen mereka terhadap perjanjian tersebut.

Meski begitu, belum ada indikasi bahwa gencatan senjata ini akan gagal. Jon Finer, Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS, menyatakan bahwa pemerintahan Joe Biden mengharapkan kesepakatan gencatan senjata serta pembebasan sandera dapat terlaksana pada Minggu.

Baca Juga  Imbauan Kepala Kanwil Kemenag Aceh Terapkan Program Membaca Alquran di Madrasah

Namun demikian, ancaman datang dari Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich, yang merupakan anggota Partai Zionis sayap kanan. Ia menyatakan akan keluar dari koalisi pemerintahan jika Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tidak melanjutkan serangan setelah tahap awal perjanjian. Hal ini berpotensi mengguncang stabilitas pemerintahan Israel.

Sementara itu, warga Palestina di Gaza hidup dalam kecemasan meskipun gencatan senjata antara Hamas dan Israel direncanakan dimulai pada 19 Januari. Berdasarkan laporan Al Jazeera, suasana di Gaza bercampur antara harapan dan kekhawatiran. Beberapa warga merasa lega dengan penghentian serangan yang akan datang, namun lainnya takut Israel akan memperhebat serangan sebelum gencatan senjata dimulai.

Baca Juga  Raffi Ahmad vs Taufik Hidayat, Siapa Menpora Pilihan Presiden Prabowo?

Perjanjian gencatan senjata ini dirancang dalam tiga tahap. Fase pertama, berlangsung selama 42 hari, meliputi penghentian serangan, pembebasan sandera perempuan, anak-anak, dan lansia, serta peningkatan akses bantuan kemanusiaan.

Fase kedua bertujuan untuk mengakhiri perang dengan pembebasan sandera pria oleh Hamas sebagai imbalan atas pelepasan sejumlah tahanan Palestina dari penjara Israel.

Fase terakhir mencakup pemulangan jenazah sandera serta rencana rekonstruksi Gaza.

Sub. cnnindonesia

Share :

Baca Juga

Peristiwa

36 Ribu Kades Minta Masa Jabatan Dilanjutkan Tanpa Pilkades, DPR Janji Tindak Lanjuti Aspirasi

Peristiwa

Iran Serang Pangkalan AS di Yordania Setelah 5 Kapal Tankernya Dihantam

Peristiwa

8 WNI Disebut Direkrut Jadi Tentara Rusia, Ini Daftar Nama dan Fakta Terbarunya

Peristiwa

Nepal Dilanda Banjir Dahsyat, PM Balen Shah Tolak Tim SAR Asing. Ada Apa di Balik Keputusan Ini?

Peristiwa

Massa AMPB dan Ojol Bertahan di Depan Gedung DPR, Persiapan Aksi 27 Agustus

Peristiwa

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Selat Hormuz Jadi Fokus Perundingan di Qatar

Peristiwa

Gila! Iran Siap Hancurkan Pasukan AS di Darat?

Peristiwa

Iran Tolak Negosiasi AS, Ajukan 5 Syarat Damai Krusial