Home / Opini

Senin, 6 Januari 2025 - 14:23 WIB

Janji Makan Bergizi Gratis di Aceh Tamiang Gagal Total pada Hari Pertama

Sejumlah pelajar di Aceh Tamiang menjalani hari pertama sekolah tanpa kehadiran program makan bergizi gratis yang dijanjikan pemerintah, Senin (6/1/2025)

Sejumlah pelajar di Aceh Tamiang menjalani hari pertama sekolah tanpa kehadiran program makan bergizi gratis yang dijanjikan pemerintah, Senin (6/1/2025)

Bidik24.com, KUALASIMPANG – Hari pertama pelaksanaan program makan bergizi gratis untuk pelajar di Aceh Tamiang belum dapat direalisasikan. Program yang direncanakan untuk mendukung gizi pelajar ini ternyata belum dijalankan di seluruh tingkat pendidikan di kabupaten tersebut pada hari pertama sekolah, Senin (6/1/2025).

Kepastian ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Tamiang, Abdul Muthalib. Ia menjelaskan bahwa tidak ada satu pun sekolah tingkat SD dan SMP yang menyajikan menu makan bergizi gratis sebagaimana yang diinstruksikan. “Belum, belum ada yang menjalankan. Masih menunggu informasi,” ujar Muthalib.

Permasalahan ini juga terjadi di tingkat SMA sederajat yang berada di bawah pengelolaan Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tamiang. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tamiang, Bakhtiar, mengungkapkan hal serupa. Hingga kini, belum ada satu pun sekolah yang mulai melaksanakan program tersebut meskipun instruksi sudah disampaikan sebelumnya.

Baca Juga  Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

“Tadi malam kami sudah meminta seluruh sekolah untuk menyampaikan jadwal pelaksanaan kepada kami, tapi sampai hari ini belum ada laporan yang masuk,” jelas Bakhtiar.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan program ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari Badan Gizi Nasional. Meski demikian, Bakhtiar menyebutkan bahwa data jumlah pelajar yang menjadi sasaran program ini telah didata sejak enam bulan lalu dengan bantuan tim dari TNI dan Polri. “Datanya sudah ada, sudah dihimpun enam bulan lalu. Namun, terkait waktu pelaksanaan, kami belum mendapatkan informasi yang pasti,” sambungnya.

Baca Juga  BPS Aceh: Nilai Tukar Petani Januari 2025 Turun ke 121,82

Bakhtiar juga menjelaskan bahwa program ini mencakup sejumlah sekolah yang dinaungi oleh lembaganya, yakni 21 SMA negeri, enam SMA swasta, lima SMK negeri, empat SMK swasta, dan satu Sekolah Luar Biasa (SLB).

Meski sudah ada persiapan awal berupa pendataan, pelaksanaan program makan bergizi gratis ini masih menjadi tanda tanya besar, mengingat pentingnya peran program ini untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas belajar siswa. Pihak terkait diharapkan dapat segera memberikan arahan dan kejelasan agar program dapat segera diimplementasikan dengan efektif.

Sub Serambinews.com

Share :

Baca Juga

Opini

Technology in Education: Tool or Trap

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Opini

Kamu Terlalu Sibuk Dengan Doamu 5 Tahun ke Depan, Padahal Saat Ini Adalah Doamu 5 Tahun Lalu yang Kau Langitkan

Opini

Puasa Bukan Alasan Tubuh Lelah Massage Bisa Menjadi Jawabannya

Opini

Mengapa 10 Hari Terakhir Ramadhan Bisa Lebih Sehat dari Program Diet Modern

Opini

Negeriku Dilanda Bencana

Opini

Om Khai Kecam Bupati Aceh Selatan ke Luar Negeri di Masa Bencana

Opini

Teachers Are No Longer the Primary Source of Knowledge: So What Is Their Role in the AI Era?